"Hasil survei bisa saja jaring eksternal. Kalaupun ada tokoh-tokoh eksternal,itu tokoh-tokoh yang secara platform, Golkar nyaman dengannya," ujar Priyo kepada detikcom di sela-sela Rapimnas III Golkar di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta (25/11/2007).
Priyo menyebutkan, tokoh-tokoh nasional semisal SBY atau Megawati pun bisa ikut penjaringan melalui survei. Kemungkinan tokoh-tokoh itu masuk dalam survei tergantung perolehan Golkar pada pemilu legislatif 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ketua FPG DPR ini menegaskan, Golkar tetap mengedepankan skenario pertama untuk mengusung JK sebagai RI-1. "Semua skenario itu tergantung pemilu legislatif. Tapi kami kemungkinan akan pilih orang-orang terbaik yang dipertimbangkan dari kalangan internal," tutur Priyo.
Bahkan Priyo pun menyebutkan, mantan ketum Golkar Akbar Tandjung bisa masuk dalam penjaringan survei tersebut. "Pak Akbar itu sebagai mantan ketum Golkar, kalau beliau mau, beliau sangat berhak untuk ikut disurvei. Namun jika menggunakan skenario pertama di mana capres Golkar harus dari internal, JK paling diunggulkan," cetus dia. (rmd/asy)











































