Presiden SBY Minta Guru Tidak Berdemonstrasi

Presiden SBY Minta Guru Tidak Berdemonstrasi

- detikNews
Minggu, 25 Nov 2007 11:42 WIB
Pekanbaru - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak melarang para guru menyampaikan aspirasi. Namun, dia meminta untuk menyampaikan aspirasi itu kepada pemerintah, para guru tidak melakukannya dengan demonstrasi.

Menurut Presiden, bila sampai guru berunjuk rasa, maka para murid akan bingung. "Kalau para guru demo, terus yang ngajar siapa? Jadi, muridnya bingung," kata Presiden SBY saat memberi sambutan di HUT ke-62 PGRI di Hall Basket Center,  Jl Yos Sudarso, Minggu (25/11/2007).

SBY yakin para guru bisa meningkatkan profesionalismenya. "Jadi, saya yakin dengan HUT ke-62, profesionalisme guru bisa ditingkatkan kembali. Bagaimana pun dalam istilah Jawa, guru itu adalah 'digugu dan ditiru'. Jadi, tindakan apa pun guru akan ditiru oleh muridnya," jelas dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan itu, SBY juga mengaku pernah menjadi guru. "Saya pernah menjadi guru. Jadi guru militer tiga tahun, menjadi dosen tiga tahun. Jadi saya ini sangat mencintai profesi guru," ujar SBY yang disambut tepuk tangan para guru.

Satya Lencana

Di HUT ke-62 PGRI ini, Presiden SBY juga menyerahkan 15 penghargaan Satya Lencana kepada para guru, baik guru PNS maupun guru pendidikan nonformal yang sudah melalui tahapan-tahapan dari Mendiknas. Salah satu persyaratan para guru yang mendapat penghargaan ini adalah telah mengabdi selama 8 tahun.

Salah satu penghargaan ini diberikan kepada Susana. Perempuan ini dinilai berjasa karena mengajar pendidikan nonformal kelompok bermain di suku pedalaman di Papua.
(asy/mar)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads