"Ya senyum-senyum saja Mbak Mega," ujar Wakil Sekretaris BP Pemilu PDIP Hasto Kristiyanto dalam diskusi bertajuk "Tebar Pesona Para Capres 2009" di Mario's Place, Jl Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/11/2007).
Menurut anggota Komisi VI DPR itu, permulaan sebutan tebar pesona keluar dari mulut Megawati saat janji-janji yang dikeluarkan pemerintahan SBY-Jk belum direalisasikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Tri Yulianto mengatakan, pernyataan Andi yang menyebut Mega melakukan tebar pesona jangan dipersoalkan dan dinyatakan sebagai pernyataan Presiden SBY.
"Kalau Pak SBY dalam menyikapi otokritik selalui aktif dan bijaksana. Itu karakter Pak SBY," ujar anggota Komisi III DPR itu.
Lain lagi komentar Ketua Panja RUU Parpol Idrus Marham. Dia meminta Mega tidak malu-malu mengakui safari politik yang dilakukannya merupakan tebar pesona. Hal tersebut layak dilakukan pimpinan partai.
Bahkan, lanjut anggota Komisi II ini, tebar pesona dilakukan untuk mendapatkan kekuasaan.
(nik/ana)











































