Belajar dan Bermain di Kota Liliput Yuukkk...!

Belajar dan Bermain di Kota Liliput Yuukkk...!

- detikNews
Sabtu, 24 Nov 2007 16:12 WIB
Belajar dan Bermain di Kota Liliput Yuukkk...!
Jakarta - Mini... mini... oh mini... Semua serba mini di kota liliput ini. Mobil mini, bus mini... eh penghuninya juga mini. Seru dan menyenangkan melihat kehidupan di kota liliput ini.

Hiruk pikuk kerap terjadi di kota kecil ini. Kota yang penghuninya adalah anak-anak berusia 1-13 tahun ini memiliki kehidupan yang dinamis. Peluang kerja terbuka di mana-mana. Apalagi bersenang-senang. Semuanya tersedia di kota liliput yang disebut Kidzania.

Kota liliput ini tidak jauh-jauh kok. Ada di Pacific Plaza Shopping Mal yang terletak di kawasan SCBD, Jakarta. Namanya, Kidzania.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika memasuki kota ini, anak-anak bisa merasakan langsung berada di dalam bandara. Yang membawa tas, ya harus diperiksa melalui mesin x-ray. Tapi mesinnya bukan betulan lho, hanya mesin-mesinan.

Masuk ke dalam lorong sepanjang 5 meter, di sanalah kehidupan kota Kidzania dimulai. Bermodalkan segepok uang Kidzo, anak-anak bisa mencoba menjadi pilot. Di sebelah kiri pintu masuk, ada flight simulator.

Pada kegiatan yang satu itu, anak-anak akan menerbangkan pesawat sendiri. Waaah... mereka bahkan mendapat seragam pilot. Dengan topi pilot, mereka terlihat gagah berada di dalam ruang kokpit yang penuh dengan tombol-tombol.

15 Menit kemudian, Pak Pilot dipersilakan meninggalkan ruang kokpit dan melepas seragam biru dongkernya. "Terima kasih, Pak... ini gajinya," begitu kata supervisor yang bertugas di flight simulator sambil memberikan uang sebesar 8 kidzo, mata uang yang dikeluarkan oleh Bank of Kidzania.

Nah, untuk mengumpulkan banyak uang, masih banyak pekerjaan lainnya. Misalnya bekerja di salon, di bank, jadi pemadam kebakaran, dan lainnya.

Jika uang sudah terkumpul, anak-anak bisa belajar belanja di Kidzmart. Supermarket mini ini pekerjanya juga teman-teman sendiri. Serunya...

Kalau uang mau ditabung, bisa juga. Di Kidzania ada bank. Penabung akan diberikan buku tabungan dan kartu ATM untuk mengambil uang. Nah, uang itu tidak akan hangus meskipun anak-anak telah ke luar dari arena bermain. Jika datang lagi, mereka bisa menambah atau memakai pundi-pundi mereka yang tersimpan di bank tersebut.

Di dalam kota Kidzania itu juga tersedia bus untuk berkeliling. Mengajarkan ketertiban pada anak-anak, bus tersebut hanya berhenti di halte saja. Pun ketika lampu merah menyala, bus akan berhenti.

Intinya, di Kidzania anak-anak akan merasakan pengalaman langsung menjadi orang dewasa. Bekerja dan mengatur kehidupan mereka kelak. Inilah yang disebut kota edutainment. Kota tempat belajar sambil bermain. Dijamin tidak membosankan!

Di setiap tempat kegiatan, anak-anak akan dipandu oleh trainer yang terlatih. Jadi orang tua tidak perlu khawatir anaknya kebingungan atau pun ketakutan.

Sayangnya, orang tua atau kakak yang menjadi pendamping anak-anak kurang mendapatkan kesenangan. Dengan harga tiket masuk yang lebih tinggi, pendamping hanya disediakan parents lounge yang di dalamnya terdapat permainan catur, atau browsing internet. Selain itu, ya menjadi penonton atau hanya mengawasi anak-anaknya bermain. Jadi, jangan harap bisa ikut merasakan permainan anak-anak itu deh...
(ana/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads