Tragedi Gempa M 9,2 yang Picu Tsunami hingga Bikin Seluruh Dunia Bergetar

Kilas Balik

Tragedi Gempa M 9,2 yang Picu Tsunami hingga Bikin Seluruh Dunia Bergetar

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 12 Jul 2026 14:27 WIB
Ilustrasi gempa Alaska (USGS)
Foto: Ilustrasi gempa Alaska (USGS)
Jakarta -

Gempa bumi dahsyat yang menghantam Alaska pada 1964 merupakan salah satu bencana paling mengerikan dalam sejarah Amerika Serikat (AS). Gempa ini berlangsung selama sekitar 4 menit dan memicu tsunami besar yang menewaskan 131 orang.

Dikutip dari Survei Geologi Amerika Serikat atau United States Geological Survey (USGS), gempa berkekuatan magnitudo 9,2 ini terjadi pada 27 Maret 1964. Gempa terjadi sekitar pukul 17.36 waktu setempat di wilayah Prince William Sound, Alaska.

Guncangan hebat dari gempa tersebut berlangsung selama kurang lebih 4,5 menit. Namun, dampak geologisnya sangat luar biasa. Gempa itu menyebabkan perubahan permukaan bumi yang sangat besar di area seluas dua pertiga negara bagian California.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa bagian pantai turun hingga 8 kaki (sekitar 2,4 meter), sementara area lainnya naik hingga 38 kaki atau 11 meter. Selain itu, sebagian besar pesisir Alaska bergeser ke arah laut setidaknya sejauh 50 kaki atau 15 meter.

Peristiwa ini memicu tsunami besar yang meninggalkan dampak kerusakan parah di beberapa kawasan AS. Beberapa daerah yang terdampak di antaranya meliputi Kepulauan Kodiak hingga California Utara. Getaran gempa juga menyebabkan rangkaian gempa susulan serta ratusan tanah longsor dan deformasi tanah.

Di Anchorage, kawasan dengan penduduk terbanyak di Alaska, terjadi kerusakan bangunan yang sangat parah. Bencana ini menyebabkan total 131 korban jiwa.

Dari jumlah tersebut, 119 kematian disebabkan oleh tsunami yang dipicu oleh tanah longsor di bawah laut, bukan oleh guncangan gempa itu sendiri. Total kerugian properti diperkirakan mencapai $3,1 miliar (dalam nilai dolar tahun 2024).

Skala gempa ini sangat masif sehingga menyebabkan seluruh permukaan dunia ikut "bergetar seperti bel". Alat pencatat level air di 47 negara bagian Amerika Serikat merekam aktivitas dari gempa ini, dan guncangannya bahkan terasa hingga Seattle yang berjarak lebih dari 1.200 mil (sekitar 1.930 km) dari pusat patahan.

Bencana ini juga menjadi pelajaran berharga bagi mitigasi bencana, karena data dari peristiwa tersebut menghasilkan terobosan besar dalam penelitian ilmu bumi di seluruh dunia, termasuk pemahaman tentang lempeng tektonik dan fenomena likuifaksi. Peristiwa ini juga mendasari pendirian program peringatan dini seperti NOAA Tsunami Warning System serta perbaikan kode aturan bangunan (building codes).

Lihat juga Video: Rekaman CCTV saat Gempa M 5,2 Guncang California AS

(rdp/imk)


Berita Terkait