"Kita sudah punya format untuk melanjutkannya," ujar Wakil Sekretaris BP Pemilu PDIP Hasto Kristiyanto.Hal itu disampaikan dia dalam diskusi bertajuk "Tebar pesona para capres 2009" di Mario's Place, Jl Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/11/2007).
Menurut Hasto, daerah yang akan dikunjungi Mega dan politisi PDIP lainnya pada safari politik jilid II yakni Lampung, Bali dan NTT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rancangan untuk melakukan safari politik, lanjut Hasto, dilakukan bertepatan saat Hari Pahlawan pada 10 November 2007 dan usai Rakornas PDIP di Kemayoran beberapa waktu lalu. Pada rakornas tersebut, Mega menyatakan bersedia menjadi capres untuk Pilpres 2009.
Ketua Panja RUU Parpol Idrus Marham menganggap, safari politik wajib dilakukan oleh pemimpin partai. Bahkan calon presiden lainnya, jangan cemburu, dan diminta mengikuti jejak Megawati.
Namun, lanjut anggota FPG ini, apa yang dilakukan Mega dalam bersafari politik harus ada etika politik.
"Jangan menjelek-jelekkan orang. Apalagi bilang laki-laki nggak ngerti cabai dan terasi. Mari kita menuju perspektif pendidikan politik," ujar Idrus. (nik/sss)











































