Miris, Banyak Tahanan yang Kurang Makan

Miris, Banyak Tahanan yang Kurang Makan

- detikNews
Sabtu, 24 Nov 2007 07:25 WIB
Jakarta - Makanan penting bagi tubuh. Para tahanan dan orang paling jahat sekalipun tetap membutuhkan makan. Namun kondisi makanan di sejumlah penjara membuat miris.

Pelapor khusus PBB, Manfred Nowak, mengatakan, sering mendapat laporan tentang tahanan yang kurang mendapatkan makanan. Kekurangan itulah yang lantas dipenuhi oleh pihak keluarganya. Sayang, tidak disebut secara spesifik, tempat tahanan mana yang berkondisi seperti itu.

Hal itu disampaikan dia dalam keterangan pers di Kantor PBB, Jl Menara Thamrin, Jakarta, Jumat (23/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelapor khusus juga menerima banyak keluhan mengenai jumlah dan kualitas makanan,dan kurangnya akses ke fasilitas kesehatan.Β  Dia diberi tahu, beberapa tahanan begitu statusnya berubah menjadi tahanan di bawah otoritas kejaksaan, tidak lagi menerima jatah makan, walaupun berada dalam penahanan polisi.
Selain itu, beberapa penjara seperti Pondok Bambu dan Cipinang di Jakarta, kondisinya sangat padat. Hal itu jelas berakibat pada masalah kebersihan dan keamanan. Selain itu, di LP Cipinang, korupsi merajalela. Uang harus diberikan untuk mendapatkan hampir setiap jenis fasilitas mendasar.

Meski demikian, Nowak memuji keamanan yang sangat maksimum di Lapas Pasir Putih (Nusa Kambangan), Cilacap, Jawa Tengah. Karenanya tidak ada dugaan kekerasan apapun di tempat itu. Namun di tempat lain dia menemukan dugaan dan bukti beberapa kasus pemukulan oleh sipir.

Dia juga mendengar laporan yang dapat dipercaya dari para tahanan, khususnya dipenjara militer, tahanan dipaksa melakukan olahraga. Kadang-kadang kegiatan itu dilakukan di bawah matahari yang menyengat di depan tahanan lain. Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk penghukuman dan untuk mempermalukan. Padahal hukuman fisik merupakan penganiyaan dan sangat dilarang dalam instrumen HAM internasional.
(nvt/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads