Akses Air Bersih Berkurang di Jakut, Diare Merebak

Akses Air Bersih Berkurang di Jakut, Diare Merebak

- detikNews
Jumat, 23 Nov 2007 17:17 WIB
Jakarta - Peyakit diare mulai merebak di Jakarta Utara semenjak pipa air terbakar beberapa waktu lalu sehingga suplai air bersih berkurang. Jumlah penderita diare pun meningkat di RS Koja. Tercatat ada 41 penderita.

"Kalau ada yang meninggal karena air bersih yang seharusnya menjadi tanggungan pemda, kita merasa bersalah lah," ujar Wagub DKI Jakarta Prijanto, di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2007).

Sekda DKI Ritola Tasmaya mengatakan, untuk menangani air bersih di Jakarta Utara, akan dikirim 15 tangki air bersih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, meski rusak, seharusnya kedua PT tersebut menyediakan air bersih di Jakarta Utara.

"Itu juga kan kewajiban perusahaan dari TPJ dan Palyja," imbuh Ritola.

Dia mengatakan, di Jakarta Utara, akses air bersih saat banjir dan normal sudah sangat sulit. Untuk itu, Ritola mengatakan sebagai pengganti perlu ada mobil pengganti untuk penampungan air bersih.

"Itu dikoordinasikan oleh Walikota Jakarta Utara," tandas dia.
(nik/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads