KPK menangkap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dalam operasi tangkap tangan (OTT) hari ini. KPK menyebutkan ada sembilan orang yang diamankan dan akan dibawa ke Jakarta untuk diperiksa.
"Hari ini rencana dibawa sembilan orang di antaranya kloter pertama tadi sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sejumlah empat orang. Salah satunya adalah Bupati Sukoharjo dan tiga orang lainnya merupakan ASN di wilayah Kabupaten Sukoharjo," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).
Dia mengatakan ada lima orang lainnya yang akan tiba di KPK siang ini. Dia menyebutkan kelima orang itu terdiri atas tiga ASN dan dua swasta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk kloter berikutnya rencana siang ini akan tiba di Merah Putih KPK sejumlah lima orang lagi, tiga merupakan ASN di Pemkab Sukoharjo dan dua lainnya adalah pihak swasta," ujarnya.
Total yang dibawa KPK ke Jakarta terkait OTT ini berjumlah sembilan orang. Mereka ditangkap di Wonogiri, Solo, dan Sukoharjo.
"Pihak-pihak tersebut di antaranya diamankan di wilayah Wonogiri, Solo, dan juga Sukoharjo," ujarnya.
Budi belum menjelaskan siapa saja delapan orang lain yang terjaring dalam OTT itu. Dia hanya mengatakan tim KPK juga menemukan emas hingga mata uang asing bernilai miliaran rupiah dari OTT tersebut.
Para pihak yang terjaring OTT ini masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT.
Tonton juga video "Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK Kasus Peras Bawahan"











































