"40 Persen lagi nanti Desember mendatang. 20 Persennya dibebaskan, 20 persennya lagi tahun 2008," ujar Walikota Jakarta Timur Koesnan Abdul Halim usai acara pelantikan eselon II Pemprov DKI di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2007).
Menurut Koesnan, anggaran yang dikeluarkan untuk membebaskan tanah bagi pembangunan BKT pada 2006 telah mencapai Rp 500 miliar. Untuk tahun ini sebanyak Rp 290 miliar dari total Rp 850 miliar yang dianggarkan.
Pembebasan tanah BKT sempat tertunda akibat kosongnya posisi sekretaris kotamadya (seko). Menurutnya setelah seko dilantik, diharapkan bisa meneruskan pembebasan lahan sisa BKT.
"Kita optimis, dengan seko baru ini, BKT bisa dibereskan. Ada sisa yang belum dibebaskan, sebanyak 20 hektar dari 170 hektar," sambung dia.
Dia menargetkan, sampai akhir 2007 pembebasan tanah dapat dilanjutkan. Sehingga pada 2008, pembangunan fisik dapat dimulai.
(nik/nvt)











































