Skenario pertama terjadi unjuk rasa yang dilakukan segelintir orang. Namun lama kelamaan jumlah massa semakin besar. Tidak hanya itu, para demonstran juga berusaha menembus barikade aparat keamanan.
Untuk menghadapi situasi ini, aparat melakukan pengamanan berlapis. Pagar betis pasukan pengamanan ini terdiri dari barisan pasukan Dalmas dan Brimob.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah demonstran berhasil dikendalikan, polisi melakukan pengejaran. Mereka menangkap sejumlah orang yang dianggap sebagai provokator.
Skenario kedua ada pengemudi sepeda motor yang membawa bom berniat menabrak iring-iringan peserta konferensi climate change. Dengan sigap polisi langsung melumpuhkan pengendara nekat tersebut dan menjinakan bom yang dibawanya.
Dalam latihan itu juga diperagakan pengamanan jika terjadi kebakaran hebat di sekitar lokasi pertemuan Climate Change. Sejumlah petugas pemadam kebakaran ambil bagian dalam latihan ini.
Untuk pengamanan konferensi climate change ini, Polda Bali menerjunkan 3.021 personelnya. Mereka terdiri dari pasukan Dalmas, Brimob, K9 (anjing pelacak), Gegana, dan Jihandak. Sejumlah kendaraan taktis dan helikopter juga siap digunakan. Operasi pengamanan ini diberi nama Operasi Candi Agung 2007. (djo/asy)











































