×
Ad

Pengelola Gedung BGN Sebut Insiden Kaca Pecah Bukan Pertama Kali

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 09 Jul 2026 16:38 WIB
Kaca kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Kebon Sirih, Jakarta, pecah, Kamis (9/7/2026). (Gilang Faturahman/detikFoto)
Jakarta -

Pengelola gedung, Martin, mengatakan pecahnya kaca gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta Pusat bukan merupakan kejadian baru. Martin mengatakan insiden serupa telah beberapa kali terjadi sejak 2018 dan diduga disebabkan oleh pemuaian.

"Gedung ini satu sampai dua tahun sekali pasti ada kaca pecah. Itu ada, buktinya ada. Lantai 5, 6, 7, 8 sudah pernah pecah, dan ini kita ganti. Dugaan pemuaian," kata Martin di gedung BGN, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2026).

Martin membantah insiden tersebut berkaitan dengan aksi teror maupun penembakan. Dia menegaskan peristiwa kaca pecah karena pemuaian.

"Nggak ada, nggak ada teror," katanya.

Dia mengatakan kaca yang digunakan merupakan kaca tempered sehingga ketika pecah akan meninggalkan pola serpihan berupa titik-titik kecil. Dia mengatakan pola tersebut sama dengan kejadian-kejadian sebelumnya.

"Itu kacanya kayak tempered. Kaca tempered dia, jadi kalau pecah itu pasti ada titik," ujarnya.

Martin mengatakan kejadian serupa telah terjadi sejak 2018. Sejumlah kaca yang pernah pecah sebelumnya bahkan telah dipasangi kaca film sebagai langkah mitigasi agar serpihan tak langsung berjatuhan.

"Iya, itu ada tahun 2018-2019 udah mulai pecah ada. Itu ada buktinya itu, yang kaca-kaca film itu dikasih, itu ada," ujarnya.

Martin mengaku telah memanggil vendor untuk mengganti kaca yang pecah. Ke depan, menurut dia, kaca pada bagian yang belum dipasangi kaca film juga akan dipasang sebagai upaya meningkatkan keamanan.

"Tindak pencegahan, ya kan, kita kan nggak tahu kejadian namanya musibah itu siapa yang tahu? Saya pun kerja, pulang kerja belum tentu tahu saya ada musibah apa di jalan, saya nggak tahu. Seperti ini makanya kita adakan selalu, untuk pengamanan, kaca di atas itu kita adakan pakai kaca film. Jadi kalau pecah itu tidak langsung pecah. Nah, kebetulan di kaca di bawah ini emang belum dikasih kaca film, jadi jatuhnya langsung," paparnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum BGN, Naryana, mengatakan insiden kaca pecah diketahui sekitar pukul 11.30 WIB. Dia memastikan tak ada korban dalam peristiwa tersebut.

"Jam setengah 12-an tadi, jam 12. Nggak ada (korban)," ujar Naryana.

Naryana mengaku akan berkoordinasi dengan pemilik gedung mengenai kondisi gedung BGN. Naryana mengatakan pihaknya akan mengidentifikasi kembali kondisi gedung tersebut.

"Nanti coba-coba kita identifikasi kembali. Eh, toh kok tadi misalnya yang kita kasih pengaman kaca film, itu kan bagian dari untuk pengamanan. Kalau memang ini yang membahayakan, ya itu kan nanti kan ada semacam yang lain bisa dilakukan pemeliharaan yang berkaitan," tuturnya.

Sebelumnya, pantauan detikcom di lokasi, Kamis (9/7), pada pukul 14.36 WIB, terlihat kaca depan gedung BGN pecah. Serpihan kaca tampak berserakan di halaman depan.

Terlihat garis hitam kuning mengelilingi lokasi. Mobil Inafis juga berada di gedung BGN.

Sejumlah polisi tampak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sebagian petugas lainnya terlihat berjaga di depan gedung BGN. Polisi menyebutkan kaca diduga pecah karena cuaca panas.

"Pecahan kaca di gedung BGN. Pecahan kaca diduga karena di luar suhu yang panas dan di dalam dengan menggunakan AC sehingga memuai yang mengakibatkan kaca pecah," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/7).

Simak juga Video Heboh Kaca Kantor BGN Pecah, Polisi Sebut karena Cuaca Panas




(amw/dwr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork