WN Rusia Ngaku Disandera OTK Selama 30 Jam di Bali, Pelaku Minta Akun Kripto

WN Rusia Ngaku Disandera OTK Selama 30 Jam di Bali, Pelaku Minta Akun Kripto

Sui Suadnyana, Putu Yonata Udawananda - detikNews
Kamis, 09 Jul 2026 13:08 WIB
WN Rusia Ngaku Disandera OTK Selama 30 Jam di Bali, Pelaku Minta Akun Kripto
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy (Putu Yonata/detikBali)
Jakarta -

Warga negara (WN) Rusia berinisial AI (41) mengaku sempat diculik orang tak dikenal di Bali. AI mengaku dianiaya dan dimintai akun kriptonya hingga akhirnya dibuang oleh pelaku.

AI melaporkan kejadian itu ke polisi. Dia mengaku awalnya pulang dari tempat kerja di Restoran Hedonist, Badung, Kamis (2/7/2026) malam. Sebuah mobil hitam kemudian mengadang AI saat melintas di Jalan Uluwatu sekitar pukul 21.35 Wita. Dua orang berpenutup kepala langsung menculik AI.

"Dua pelaku bermasker sebo memborgol tangan korban dengan borgol plastik dan menutup kepalanya," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Ariasandy, dalam keterangan dilansir detikBali, Kamis (9/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah diculik, AI ditempatkan di sebuah rumah lantai dua dengan ruangan yang disebutnya menyerupai sel. Dia disandera di sana selama sekitar 30 jam.

Selama itu, AI mengaku dipukul dan ditendang agar menyerahkan password akun kriptonya.

Selain dianiaya, para pelaku mengambil ponsel dan kunci vila tempat tinggal korban. Para pelaku juga disebut masuk ke vila tempat tinggal AI dan mengambil ponsel lain yang berisikan password akun kripto.

Korban lantas dibuang di Jalan Prabu Udayana, Kelurahan Jimbaran, Sabtu (4/7), pukul 04.00 Wita. Setelah dibuang, AI langsung memeriksakan dirinya ke Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Udayana (Unud).

"Korban dibuang di dekat RS Unud dan langsung mendapat perawatan di IGD RS Unud," imbuh Ariasandy.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Geng Rusia Pakai Pistol dan Rompi 'Polisi' Saat Rampok WN Ukraina di Bali

(dwr/idh)


Berita Terkait