Ada Narkoba di Balik Jagung, Warga Malaysia Ditangkap di TA

Ada Narkoba di Balik Jagung, Warga Malaysia Ditangkap di TA

- detikNews
Jumat, 23 Nov 2007 13:39 WIB
Jakarta - Lim Jit Wee benar-benar pintar. Untuk mengedarkan ekstasi di Indonesia, warga Malaysia itu berpura-pura mengimpor jagung. Di bawah tumpukan jagung itulah Lim menyimpan ratusan ribuan ekstasinya.

Sudah setahun Lim berdagang barang haram tersebut.  Ada 6 jenis pil ekstasi dengan berbagai macam lambang dia edarkan. Ada yang bercap bintang, panah, logo hurup T dan lainnya.

"Saya cuma pesuruh. Digaji 5 ribu ringgit sebulan," kelit Lim saat diwawancarai di Apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat, Jumat (23/11/2007).
 
Namun dia mengaku oplah perbulannya untuk pangsa pasar Indonesia lumayan besar. "200 ribu sebulan habis terjual," imbuhnya singkat. Pil-pil kualitas 1 ini diketahu di pasaran Jakarta dihargai Rp 100 ribu.
 
Meski mengaku hanya menjadi kurir, Lim akhirnya membuka rahasia keberadaan dirinya di Indonesia. Katanya, dia berencana hendak membangun pabrik shabu.
 
"Kita akan membangun pabrik di Jakarta. Kita juga rencananya mau mendatangkan 6 tenaga ahli dari China," ujarnya.
 
Menurut Direktur Narkoba Polri Brigjen Pol Indradi Tanos, sindikat ini menggunakan jasa lewat laut untuk mengantarkan ekstasi-ekstasinya. "Mulai dari Hongkong, Singapura, Malaysia, dan Pelabuhan Tanjung Priok," terang Indradi.
 
Lalu modusnya ? "Mereka seolah-olah mengimpor jagung. Padahal dibawah timbunan jagung itu berisi ektasi," jelasnya.
 
Indradi menambahkan dari jenis pil ini diketahui kemungkinan besar berasal dari Belanda. "Ini kualitas bagus. Dan untuk ahli ektasi biasanya datang dari Belanda," jelas Indradi.
(ndr/ana)


Berita Terkait