JK: Kalah Pilkada, Pasangan Golkar Tidak Akan Dihukum

JK: Kalah Pilkada, Pasangan Golkar Tidak Akan Dihukum

- detikNews
Jumat, 23 Nov 2007 13:20 WIB
Jakarta - Meski pasangan cagub dan cawagub yang diusung Partai Golkar kalah dalam Pilkada Sulawesi Selatan, Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla tidak akan memberi hukuman politik kepada DPD Golkar di Makassar.

"Hukuman politik, ya tidak terpilih itu. Tidak perlu dihukum dua kali," katanya di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (23/11/2007).

Menurut JK, dengan kekalahan di pilkada, otomatis pengaruh yang dimiliki juga akan hilang.

"Dengan tidak bekerja dengan baik dia sudah kehilangan posisi," ujarnya.

Namun, Partai Golkar tetap merupakan partai terbanyak kemenangannya dalam seluruh pilkada di Indonesia.

Pasangan Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang yang diusung koalisi PAN, PDK, PDIP dan PDS, memenangi Pilkada Sulawesi Selatan dengan perolehan suara 40,70 persen.

Sedangkan pasangan HM Amin Syam dan Mansyur Ramly yang diusung Partai Golkar, PKS dan Partai Demokrat berada di nomor urut kedua yakni sebesar 37,15 persen.

Pasangan Abdul Azis Qahhar Mudzakkar dan Mubyl Handaling yang diusung PPP dan PBB meraup 22,14 persen.
(ziz/sss)


Berita Terkait