Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin belum padam seluruhnya meski sudah lebih dari sepekan berlangsung. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap pihaknya memakai sejumlah metode untuk memadamkan api.
"Upaya pemadaman kebakaran lahan TPA ini membutuhkan penanganan khusus karena jenis lahan menyerupai lahan gambut di mana api tidak berada di permukaan, namun membara di dalam tumpukan sampah. Upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai metode," kata Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).
Brigjen Djohan mengatakan satgas darat BNPB melakukan penyemprotan api di permukaan dan injeksi untuk api di bawahnya. Satgas udara water bombing menjangkau dari atas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebutuhan air untuk pemadaman didukung dengan tersedianya danau atau embung yang berada di dekat lokasi kebakaran. Hal ini memudahkan helikopter melakukan pengisian ember sebagai water bombing dan selang air," ucapnya.
Adapun sejak Senin (6/7) satgas darat BNPB mengoptimalkan proses pemadaman hingga pukul 22.00 WIB. BNPB melakukan pembasahan lahan dengan harapan api dalam tumpukan sampah ini segera padam.
"Operasi pemadaman akan dioptimalkan hingga pukul 22.00 WIB untuk satgas darat. Tim Damkar dan Manggala Agni akan melakukan sistem injeksi dengan mesin untuk memasukkan air ke dalam tumpukan sampah," ujar Djohan.
"Metode ini sifatnya pembasahan lahan agar api dalam tumpukan segera padam. Dengan perpanjangan waktu operasi ini diharapkan upaya pemadaman berjalan secara optimal," sambungnya.
Ia pun mengingatkan kebakaran TPA Jatiwaringin mesti menjadi pembelajaran bagi Pemda untuk sigap hadapi musim kemarau 2026. BNPB mengimbau masyarakat tak melakukan pembakaran di sekitar permukiman.
"Peristiwa kebakaran lahan pembuangan akhir sampah Jatiwaringin hendaknya menjadi pembelajaran bagi pemerintah daerah lainnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Upaya pembasahan lahan TPA dapat dilakukan sebagai langkah mitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan. BNPB mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah rumah tangga di sekitar permukiman," katanya.
Diketahui, proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, terus dilakukan. Pemadaman mencapai progres 45% dari total lahan terbakar.
"Progres pemadaman mengalami kemajuan yang signifikan mencapai 45% dari total lahan terbakar seluas 14 hektare," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (7/7/2026).
Kondisi tersebut merupakan data per hari ke tujuh kebakaran pada Senin (6/7). Asap dan api masih terlihat di tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran.
Tonton juga video "BNPB Pakai Sistem Inject-Modifikasi Cuaca Padamkan Api di TPA Jatiwaringin"
(dwr/zap)










































