Deretan Kepala Negara Sambangi Prabowo di Indonesia

Deretan Kepala Negara Sambangi Prabowo di Indonesia

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Jul 2026 07:31 WIB
Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Foto: Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). (Laily Rachev-Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Sejumlah kepala negara menyambangi Presiden Prabowo Subianto di Indonesia untuk menandatangani berbagai perjanjian kerja sama strategis. Mereka datang ke Indonesia dan menandatangani perjanjian kerja sama dan sebagai kunjungan balasan.

Mereka adalah Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong, dan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi. Lukashenko menjadi pemimpin negara pertama yang tiba di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Belarus

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026), menghasilkan sejumlah nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta perjanjian kerja sama.Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026), menghasilkan sejumlah nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta perjanjian kerja sama. Foto: (Muchlis Jr-Biro Pers Sekretariat Presiden)

Setibanya di Indonesia pada Rabu (1/7), Lukashenko disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Lukashenko bermalam di Istana Negara selama kunjungan tersebut, menjadikannya presiden negara sahabat pertama yang menginap di Istana Negara dalam sejarah modern.

"Di Istana Negara. Presiden yang pertama di Istana Negara," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono saat memberikan keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Sebagai catatan, tamu kepala negara atau kepala pemerintahan sahabat yang berkunjung ke Indonesia biasanya menginap di Wisma Negara atau memilih menginap di hotel bintang lima.

Kunjungan Presiden Lukashenko ini merupakan balasan atas lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Belarus pada 15 Juli 2025 lalu. Ini juga menjadi kunjungan kedua bagi Lukashenko ke Indonesia setelah yang pertama pada 2013.

Momen unik terjadi pada awal pertemuan resmi. Lukashenko secara spontan memberikan pulpennya kepada Prabowo usai menandatangani buku tamu. Tampak Prabowo sempat terkejut dengan aksi spontan tersebut selepas upacara penyambutan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Dalam pertemuan ini, Prabowo dan Lukashenko menandatangani Road Map for Bilateral Cooperation 2026-2030 atau peta jalan kerja sama bilateral Indonesia dan Belarus. Prabowo mengatakan peta jalan itu menunjukkan komitmen bersama agar arah kemitraan kedua negara lebih terstruktur.

Prabowo membeberkan sejumlah sektor kerja sama yang disepakati. Di bidang ketahanan pangan, kedua negara sepakat memperkuat pasokan pupuk hingga alat pertanian. Di bidang ekonomi, fokus ke depan diarahkan pada pengembangan industri, modernisasi pertanian, penguatan rantai pasok, serta transfer teknologi.

Sementara di bidang perdagangan, Prabowo mengapresiasi Belarus yang telah menyelesaikan proses ratifikasi Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). "Kami juga sedang melakukan proses ratifikasi tersebut," ujar Prabowo.

Pada sektor industri, kedua negara sepakat meningkatkan investasi antarpelaku usaha, khususnya pada industri manufaktur, otomotif, kendaraan berat, dan agroindustri. Kerja sama juga menyasar bidang sosial budaya melalui penguatan kemitraan pendidikan dan pelatihan vokasi.

Perdana Menteri Singapura

Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kiri) saat kunjungan resmi untuk menghadiri Leaders Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Presiden Prabowo Subianto dan PM Singapura Lawrence Wong menggelar pertemuan pemimpin tahunan Indonesia-Singapura untuk membahas proyek-proyek bilateral dan memperkuat kolaborasi strategis antarkedua negara. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hma/rwa.Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kiri) saat kunjungan resmi untuk menghadiri Leaders Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Presiden Prabowo Subianto dan PM Singapura Lawrence Wong menggelar pertemuan pemimpin tahunan Indonesia-Singapura untuk membahas proyek-proyek bilateral dan memperkuat kolaborasi strategis antarkedua negara. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hma/rwa. Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA

Selanjutnya, PM Singapura Lawrence Wong yang tiba di Indonesia pada Minggu (5/7) dan disambut oleh Menlu Sugiono. Lawrence Wong melangsungkan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo keesokan harinya.

Usai pertemuan, Prabowo menyinggung hubungan kedua negara yang akan memasuki usia 60 tahun pada tahun depan. Ia berharap hubungan diplomatik ini tetap langgeng.

Pertemuan bilateral keduanya berlangsung produktif dan menghasilkan 26 kesepakatan kerja sama konkret.

"Pertemuan kali ini menghasilkan 26 capaian nyata di berbagai bidang; 18 kesepakatan kerja sama antarpemerintah (government-to-government) dan 8 kesepakatan bisnis (business-to-business). Capaian-capaian ini mencerminkan semakin luas dan mendalam kerja sama kita," kata Prabowo saat keterangan pers bersama PM Lawrence Wong di Istana Merdeka, Senin (6/7/2026).

Prabowo mengungkap kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama. Salah satu kesepakatan krusial adalah implementasi perdagangan listrik lintas batas.

"Indonesia telah menunjuk BPI Danantara untuk implementasi kerja sama perdagangan listrik lintas batas, juga untuk kegiatan-kegiatan di bidang perdagangan selanjutnya," ujarnya.

Kesepakatan konkret lainnya juga dicapai di bidang energi, ekonomi digital, keamanan siber, ketahanan pangan, serta penguatan konektivitas antar-masyarakat melalui sektor pariwisata dan pendidikan pemuda.

Perdana Menteri India

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/7/2026).Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/7/2026). Foto: Eva/detikcom

Usai bertemu Lawrence Wong, di hari yang sama, Prabowo langsung menyambut kedatangan PM India Narendra Modi. Keduanya menggelar pertemuan resmi di Istana Negara pada hari berikutnya, Selasa (7/7/2026).

Prosesi penyambutan kenegaraan berlangsung khidmat sejak mobil yang ditumpangi PM Modi memasuki gerbang Istana Merdeka dengan dikawal pasukan berkuda dan pengawal bermotor (patwal). Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan atas lawatan Prabowo ke India pada Februari tahun lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyematkan tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada PM Modi atas dedikasinya yang luar biasa dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Pertemuan ini juga melahirkan sejumlah kesepakatan kerja sama strategis, salah satunya perpanjangan perjanjian kerangka kerja antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Indonesia dan Indian Space Research Organisation (ISRO) mengenai eksplorasi dan pemanfaatan antariksa untuk tujuan damai.

"Kami yakin kesepakatan-kesepakatan tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," kata Prabowo saat memberikan keterangan pers bersama PM Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Selain itu, Indonesia dan India mengumumkan 15 dokumen kerja sama lainnya. Kerja sama itu mencakup bidang pertahanan, energi, kesehatan, kebudayaan, hingga teknologi.

Tonton juga video "Lihat Lagi Momen PM India Dianugerahi Bintang Adipurna dari Prabowo"

Halaman 2 dari 3
(dek/dek)


Berita Terkait