Rencana itu diungkapkan PR Manager Batavia Air Anton Situmeang saat dihubungi detikcom, pukul 07.55 WIB.
"Nanti siang kita akan cek ke lokasi jatuhnya serpihan itu," ungkap Anton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serpihan sayap pesawat yang diproduksi tahun 1996 itu kemudian menimpa rumah penduduk di RT 03 RW 05, Kampung Malang, Desa Gempol Sari, Sepatan Timur, Tangerang, Banten.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, kata Anton, Batavia menyerahkannya kepada KNKT.
Yang pasti sebelum terbang, kata dia, pesawat sudah diperiksa secara berlapis-lapis, seperti pre flight check.
"Setelah lolos pre flight check, dilakukan pengecekan lagi oleh ground crew dan teknisi. Pilot kemudian juga mengecek. Mau jalan juga dicek lagi, mau mendarat dan saat mendarat juga. Jadi pemeriksaan dilakukan berlapis-lapis," beber Anton. (umi/ary)











































