Wacana JK-SBY Cerai 2009 Menguat di Rapimnas

Wacana JK-SBY Cerai 2009 Menguat di Rapimnas

- detikNews
Jumat, 23 Nov 2007 06:00 WIB
Jakarta - Duet SBY-JK sepertinya akan berakhir 2009, meski Partai Golkar hingga kini masih mempertahankan dukungan terhadap duet tersebut. Wacana pasangan ini akan pisah ranjang pada 2009 nanti menguat dalam Rapimnas III Partai Golkar.

"Sekarang ini, saya menangkap semangat seluruh peserta rapimnas adanya keinginan kuat mengusung JK sebagai capres 2009," ujar Ketua Departemen Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Partai Golkar Yuddy Chrisnandi kepada detikcom di sela-sela Rapimnas III Partai Golkar di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (22/11/2007).

Menurut Yuddy, semangat mengusung capres terbukti pada saat JK berkunjung ke sejumlah daerah dan kunjungan fungsionaris DPP Golkar dalam safari Ramadan. Namun Yuddy menegaskan, aspirasi yang kuat dari kader Golkar di daerah tergantung dari kesediaan JK sebagai ketua umum dan mekanisme penjaringan capres yang diputuskan dalam rapimnas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab rapimnas menurutnya, tidak menutup peluang bagi kader-kader Golkar lainnya untuk ikut dalam penjaringan capres. "Memang the most priority adalah ketum, tapi kalau ada kader-kader Golkar lainnya ya diperlukan mekanisme," tutur anggota Komisi I ini.

Yuddy juga mengatakan, Golkar hingga kini tetap komitmen untuk mengantarkan duet SBY-JK hingga berakhirnya masa kepemimpinan mereka pada 3 bulan sebelum pilpres 2009. JK, kata Yuddy, memiliki monoloyalitas penuh terhadap SBY. Karena itu, JK dan Golkar belum mengambil keputusan politik tentang capres.

"Saya tidak lihat JK untuk coba-coba menjajaki dengan kekuatan politik lain. Beliau belum pikirkan itu (capres 2009)," tandas Yuddy.
(rmd/ary)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads