HIV/AIDS di Pulau 1.000 Masjid

HIV/AIDS di Pulau 1.000 Masjid

- detikNews
Jumat, 23 Nov 2007 00:32 WIB
Jakarta - Invasi HIV/AIDS di Tanah Air memang tidak pandang bulu. Di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"HIV/AIDS di NTB mengalami peningkatan tapi sedikit. Tahun 2006, 15 orang, sekarang 19 orang," kata Kadinkes NTB Baiq Magdalena di sela-sela acara press tour Depkes di Mataram, NTB, Kamis (22/11/2007).

Mirisnya, angka penderita terbanyak berada di Kota Mataram. Mataram berada di bagian Kabupaten Lombok Barat yang berjuluk Pulau seribu Masjid. "Paling banyak ada di Kota Mataram," tambah Magdalena.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan angka HIV/AIDS adalah efek pedang bermata dua berkembangnya sektor pariwisata. Bisnis hiburan yang erat kaitannya dengan pergaulan bebas pun ikut berkembang.

Benteng religiusitas ikut membatasi penyebaran penyakit menular ini. Tapi karena hal inilah upaya pencegahan pd kalangan dengan resiko tinggi, seperti pekerja seks, menjadi terhambat.

"Waktu itu pernah ada ATM  kondom tapi banyak yang tidak setuju," tutur Magdalena.

Program ATM kondom tetap berjalan, hanya saja sedang dipikirkan tempatnya. Magdalena mengatakan pihaknya juga mengajak pelaku bisnis turut serta peduli HIV/AIDS.

"Kita sosialisasikan juga pada mereka," pungkasnya.

Angka kumulatif penderita HIV/AIDS hingga 2007 di Mataram mencapai 81 orang. Kabupaten di NTB selanjutnya Lombok Timur dan Sumbawa Barat dengan 27 dan 21 orang.
(gah/ary)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads