Jalan di Pulogadung Amblas 5 Bulan, Warga Waswas Kerusakan Makin Parah

Jalan di Pulogadung Amblas 5 Bulan, Warga Waswas Kerusakan Makin Parah

Antara - detikNews
Selasa, 07 Jul 2026 16:20 WIB
Beton Jalan Cinta, Pulogadung, Jakarta Timur, pecah terbelah akibat tanah amblas. Warga menyebut jalan sudah rusak berbulan-bulan. (Antara/Siti N)
Beton Jalan Cinta, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim), pecah terbelah akibat tanah amblas. Warga menyebut jalan sudah rusak berbulan-bulan. (Antara/Siti N)
Jakarta -

Beton Jalan Cinta, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim), pecah terbelah akibat tanah amblas. Warga menyebut jalan sudah rusak berbulan-bulan.

"Awalnya amblas hanya sedikit, namun setiap hari terus bergeser dan semakin melebar. Jalan ini sudah rusak selama lima bulan, tetapi belum ada penanganan," kata Ketua RT 11 RW 03 Pulo Gadung, Warjono, dilansir Antara, Selasa (7/7/2026).

Warga khawatir kerusakan yang semakin parah dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, hingga menelan korban jiwa apabila tidak segera ditangani. Warjono menyebutkan amblas yang awalnya hanya terjadi di sebagian titik kini telah meluas hingga hampir sepanjang 100 meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demi menghindari risiko kecelakaan, warga bersama pengurus lingkungan menutup akses jalan tersebut untuk kendaraan roda empat atau mobil. Saat ini, hanya sepeda motor yang masih diperbolehkan melintas dengan sistem bergantian karena lebar jalan yang tersisa hanya sekitar 1 meter.

"Ini berdampak pada lingkungan dan warga sekitar baik kendaraan roda empat maupun roda dua, pedagang UMKM, jadi mereka tidak bisa lewat sini, harus berputar karena ini jalan utama yang biasa dilewati setiap hari. Jadi untuk semua pengguna jalan biasanya lewat sini," jelasnya.

Selain itu, jalan yang amblas ini merupakan salah satu jalur alternatif yang setiap hari digunakan masyarakat sebagai akses utama menuju permukiman maupun berbagai aktivitas ekonomi.

Warjono menduga kerusakan jalan dipicu oleh pengerukan Kali Pulogadung yang dilakukan terlalu dalam. Akibatnya, struktur tanah di bantaran kali menjadi labil dan mengalami longsor secara bertahap hingga menyeret badan jalan.

"Awalnya sedikit hanya segini aja, bergeser mungkin makin lama seperti ini," ucap Warjono.

Meski hingga kini belum ada rumah warga yang mengalami pergeseran, sejumlah fasilitas lingkungan mulai terdampak. Beberapa saluran air mengalami retak, badan jalan terus amblas, dan tempat penampungan sampah juga mengalami kerusakan.

Menurut dia, hingga kini memang belum ada korban akibat kondisi jalan tersebut. Namun warga makin khawatir karena bagian jalan yang masih dapat dilalui semakin sempit, sementara kawasan itu merupakan lingkungan padat penduduk yang setiap hari dilalui kendaraan dan anak-anak.

"Kami khawatir sewaktu-waktu ada pengendara motor atau anak-anak yang terjatuh ke arah kali jika jalan kembali bergeser," ucap Warjono.

Warjono berharap pemerintah melalui instansi terkait segera melakukan perbaikan permanen terhadap Jalan Cinta sebelum kondisi makin memburuk.

Penanganan Sementara

Wali Kota Jaktim, Munjirin, mengatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk penanganan tanah amblas di tepi aliran air tersebut. Petugas Dinas SDA juga sudah melakukan penanganan di lokasi.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas SDA, Bu Kadisnya langsung. Nanti mau ditindaklanjuti sama Dinas SDA," kata Munjirin, Senin (6/7).

Dia mengatakan saat ini sedang dilakukan penanganan sementara. Belum diketahui penyebab tanah amblas tersebut, apakah karena tanah bergerak atau abrasi akibat aliran air kali.

"Dan untuk sementara penanganan sudah ditangani oleh Sudin SDA Jaktim dengan menggunakan dolken," kata dia.

Lihat juga Video: Separah Ini Kondisi Jalan Amblas di Pulubala, Gorontalo

Halaman 2 dari 2
(jbr/imk)


Berita Terkait