Peristiwa ini berawal ketika sekitar 10 kader PG mencoba masuk ke Ruang Banda, tempat rapimnas dibuka. Namun, keinginan mereka dihalangi sekitar 50 petugas keamanan rapimnas.
Adu mulut dan aksi saling dorong pun terjadi. Meski hanya berlima, namun niat kader Golkar ini tinggi untuk memasuki arena rapimnas.
Kericuhan ini hanya berlangsung sekitar 5 menit. 5 Anggota kepolisian yang bersiaga di lokasi mencoba melerai mereka. Akhirnya kericuhan pun berakhir. 5 Kader Golkar itu pun diusir dari arena rapimnas.
Meski berakhir, hingga kini belum diketahui penyebab 5 kader Golkar itu mengamuk. Namun, pada saat rapimnas sedang dibuka Kalla, sekitar 50 kader Golkar dari Lampung menggelar aksi di depan Hotel Borobudur.
Mereka mendesak agar DPP dapat menyelesaikan masalah perpecahan Golkar di Lampung. "Kedatangan kami terkait perpecahan yang melanda pengurus Golkar di Bandar Lampung. Kami minta DPP memperhatikan permasalahan ini," ujar Abi, korlap aksi.
Apakah kericuhan itu terkait dengan aksi demo? Belum ada satu pun pengurus Partai Golkar yang mau buka mulut. Namun, saat polisi menggiring para pendemo keluar dari arena rapimnas, terlihat nama Uli Amri, calon gubernur Sumatera Utara, ikut diamankan.
(ary/ary)











































