Kritikan itu disampaikan Kalla dalam diskunis panel di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (22/11/2007).
"Negeri kita terlalu tinggi KKN tetapi Pemeriksa terlalu banyak," kata pria berkumis tipis itu.
Kalla mengatakan, telah banyak pejabat telah diperiksa karena diduga terlibat KKN. Meski begitu, masih banyak juga pejabat yang berani melakukan KKN.
"Ternyata masih ada yang mau berarti banyak yang tinggi nyalinya," ujarnya.
Karena itu, kata Kalla, saat ini pemerintah sedang menyusun sinkroninasi antara masing-masing kewenangan. "Kerjasama antara Polri dan Kejagung dan BPKP untuk letakkan fungsi pemeriksaan pada sisi yg tepat dan adil," tandas Kalla.
(ken/ary)











































