Komisi III juga akan berupaya mencari formula terbaik dalam uji kelayakan ini, salah satunya dengan mendatangi rumah calon pimpinan.
"Semua pimpinan komisi III akan kita bagi ke empat lokasi untuk mencari tahu rekam jejak calon yang bersangkutan, agar hasil yang diperoleh dapat diterima semua pihak," kata Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Trimed, penundaan itu karena komisi III ingin mendapatkan hasil bahan fit and proper test yang lebih kaya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin. Dia mengaku dukungan masyarakat untuk 10 calon yang ada sudah diterima oleh Komisi III. Sehingga dalam fit and proper test, komisi III akan tetap kritis.
Sementara Wakil Ketua Komisi III Soeripto menjelaskan, calon pimpinan KPK harus berani menandatangani perjanjian tertulis untuk tidak dapat diintervensi oleh eksekutif, yudikatif, ataupun legislatif.
Selain itu, pimpinan KPK harus berkomitmen untuk memprioritaskan kasus besar seperti BLBI dan Salim Grup.
"Mereka harus berani teken kontrak karena harapan bagi calon KPK ke depan sangat besar," imbuhnya.
(mly/ary)











































