FAO Bertanggung Jawab Kurangi Kemiskinan Penduduk Dunia

Laporan dari Roma

FAO Bertanggung Jawab Kurangi Kemiskinan Penduduk Dunia

- detikNews
Kamis, 22 Nov 2007 14:18 WIB
Den Haag-Roma - Masyarakat dunia hanya punya waktu 8 tahun saja untuk mengurangi separuh jumlah penduduk yang kelaparan. Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) bertanggung jawab untuk itu.Demikian disampaikan Menteri Pertanian RI Anton Apriantono dalam pidatonya pada sidang Konferensi FAO ke-34 di kantor pusat FAO, Roma, pada 19/11/2007. Konferensi ini berlangsung seminggu, 17/11 - 24/11/2007, dihadiri oleh 192 negara anggotanya. "Kita hanya tinggal punya waktu delapan tahun saja untuk mencapai target Millennium Development Goals (tujuan pembangunan milenium), yaitu terkuranginya separuh jumlah penduduk yang kelaparan pada 2015," kata Anton, seperti disampaikan Atase Pertanian KBRI Roma Erizal Sodikin kepada detikcom kemarin malam atau Kamis pagi hari ini, 22/11/2007. Pertanyaannya, menurut Anton, adalah apakah masyarakat dunia sudah pada jalur yang benar untuk tujuan tersebut? Anton menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang berperan secara signifikan untuk mencapai tujuan itu. "Karena sektor inilah yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebagian besar negara berkembang," tandas Anton.BerkelanjutanDalam pidatonya Anton juga menyinggung tentang komitmen pemerintah Indonesia untuk membangun sektor pertanian secara berkelanjutan (sustain). Sebagai produsen utama minyak sawit, Indonesia sangat perhatian dalam penerapan prinsip-prinsip dan kriteria yang menyangkut perkebunan sawit secara berkelanjutan. Oleh karena itu dia mengajak semua peserta konferensi FAO untuk lebih memperkuat hubungan kerjasama mencari solusi daripada saling tuduh satu sama lain."Pada konteks ini, FAO mempunyai peranan sangat penting," tambah Anton.Terkait dengan penanggulangan flu burung, Anton atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia mengucapkan terima kasih kepada FAO atas dukungannya yang besar dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit ini di Indonesia. Berbagai tindakan telah dilakukan untuk memerangi penyakit ini, termasuk dibentuknya Pusat Pengontrolan dan Penanggulangan Penyakit Flu Burung pada level daerah.Dalam kesempatan itu Anton juga menyambut baik beberapa rekomendasi yang dikeluarkan oleh tim evaluasi independen eksternal. Selain itu Anton juga mengajak semua anggota FAO bekerjasama untuk memformulasikan strategi terbaik dalam implementasi rekomendasi tersebut, sehingga memungkinkan FAO memprioritaskan program kerjanya secara lebih tepat dan bermanfaat. (es/es)


Berita Terkait