Vloger Ditilang di Puncak, Sempat Coba Suap Damai Polisi tapi Ditolak

Vloger Ditilang di Puncak, Sempat Coba Suap Damai Polisi tapi Ditolak

Muchamad Sholihin - detikNews
Minggu, 05 Jul 2026 19:23 WIB
Vlogger ditilang di Puncak
Foto: Vlogger ditilang di Puncak Bogor (Tangkapan Layar Video Viral)
Jakarta -

Seorang vloger mengendarai motor Rx King ditilang hingga diminta menunjukan BPKB kendaraannya oleh polisi di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. Pemotor tersebut juga sempat mencoba menyuap polisi tapi ditolak.

Vloger inisial FF sempat mengunggah video saat diberhentikan polisi di Jalan Raya Puncak melalui akun media sosial. Video tersebut juga sempat diunggah kembali oleh sejumlah akun lain di media sosial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video dilihat detikcom, tampak petugas polisi memeriksa surat-surat kendaraan, hingga pemotor diminta menunjukan BPKB motor Rx King warna hitam.

Dalam video, pemotor yang menggunakan kamera di dadanya itu sempat mempertanyakan, ketika diminta menunjukkan BPKB motornya.

"BPKB perlu juga?," kata pemotor pria seperti dilihat detikcom dalam video viral.

"Kirain kalau ditilang nggak perlu BPKB," katanya lagi.

Adalah Aiptu Dulyani, petugas kepolisian yang memberhentikan vloger bermotor Rx King hingga viral di media sosial. Dulyani menyebut, awalnya pemotor tersebut disetop karena dicurigai memakai pelat nopol palsu dimotornya.

"Jadi gini, (alasan) saya nyetop Rx King itu karena pelat yang digunakan itu pelat palsu, itu pelat mobil. Nopol F 47 MI, kan kalau dibaca Fajmi, sesuai namanya dia itu, F 47 MI itu dua digit, itu nopol mobil, tapi dia pasang di motor, pertama itu," kata Dulyani ketika dihubungi detikcom.

Ketika ditanyakan surat-surat kendaraan, kata Dulyani, ternyata pemotor pria yang memasang kamera di dadanya itu tidak membawa, STNK, SIM hingga KTP.

"Terus begitu saya lakukan pemeriksaan, dia tidak bawa STNK. Saya tanya SIM, dia tidak bawa, saya tanya KTP, dia tidak bawa KTP. Akhirnya saya nahan ranmor (kendaraan bermotor,red)," imbuhnya.

Dulyani mengatakan, vloger berinisial FF mengaku surat-surat kendaraannya tertinggal di rumah. Sehingga Dulyani meminta agar vloger diminta menujukkan BPKB motornya untuk memastikan keaslian motor tersebut.

"Jadi awal disetop itu dia nggak bawa surat-surat. Adapun BPKB itu, diantar saudaranya ke lokasi, untuk ditunjukkan. Jadi proses penyetopan dan menunjukkan BPKB itu ada jeda ya. Dia saya setop, motor ditahan, terus saudaranya datang bawa BPKB dan lainnya, itu yang sebenarnya," kata Dulyani.

"Iya kejadiannya tetap di hari itu, karena kebetulan kan dia orang bogor juga, dekat rumahnya di Ciomas. Setelah dicek kebenaran surat BPKBnya, saya persilakan motornya dibawa tetapi tetap saya tilang," sambungnya.

Vloger Hendak Suap Polisi

Dulyani menyebutkan, vloger FF sempat meminta damai dan menawarkan sejumlah uang agar tidak ditilang. Akan tetapi tawaran tersebut ditolak dan tetap dilakukan penilangan.

"Ujungnya tetap ditilang, ditilang. Saat saya mau ditilang itu kan, dia kan bisikin ke saya, Pak damai saja, kata dia. Nah di tengah-tengah proses penilangan itu dia minta damai, ada sebanyak tiga kali dia minta damai, saya bilang nggak usah," kata Dulyani.

Lihat juga Video: Puluhan Bule di Bali Kena Tilang gegara Tak Pakai Helm

Halaman 2 dari 2
(sol/maa)


Berita Terkait