"Ada ekspektasi tinggi dan harapan besar, namun tantangannya juga besar. Soalnya, terhadap Kyoto Protocol, pandangan negara-negara besar berbeda. Apa yang kita capai di Bali, mungkin juga timbul perbedaan yang cukup kuat," papar Presiden SBY dalam jumpa pers di Raffles The Plaza, Singapura, Kamis (22/11/2007).
Menurut SBY, dalam berbagai pertemuan seperti di APEC, sidang PBB di New York, G-8 di Jerman, semua berharap pertemuan di Bali sukses dan memberi harapan bagi dunia. Diharapkan juga dicapai konsensus atau agreement, sehingga menjadi Bali road map yang akan dimatangkan dalam dua pertemuan di Polandia dan Denmark.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk Indonesia, SBY berharap Indonesia bisa mengelola hutan dan lautnya dengan baik sehingga menyerap karbondioksida. Dan pada 2025 bahan bakar fosil bisa dikurangi 52 persen menjadi 25 persen.
"Perlu transfer teknologi dan bantuan dari negara lain agar Indonesia bisa menjaga hutannya," pungkasnya.
(ana/sss)











































