Ussy, Bokong & Wajah Hancur

Facial dengan Berlian (2)

Ussy, Bokong & Wajah Hancur

- detikNews
Kamis, 22 Nov 2007 13:15 WIB
Jakarta - Tampil menarik dengan tubuh sehat dan awet muda adalah harapan setiap orang. Banyak orang berpendapat bahwa menjadi tua adalah alamiah. Tapi, menjadi tua dengan terbaring tak berdaya di rumah sakit dan merepotkan semua orang, tentu bukan idaman.

"Bagi saya, merasa sehat dan sempurna sebuah keharusan. Soalnya, selain bisa menunjang aktivitas, saya juga jadi lebih percaya diri,"kata Ussy Sulistyawati, pemain sinetron yang sekarang merambah dunia tarik suara.

Sebab itu, artis berparas ayu ini rajin merawat tubuh. Bahkan Ussy rela menguras kocek yang dalam untuk urusan bokong dan perawatan wajah. Nah dalam urusan wajah, ternyata Ussy sekarang lebih suka menggunakan facial berlian yang praktis berbiaya mahal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk urusan penambah kepercayaan diri, artis kelahiran Jakarta, 13 Juli 1980, itu juga suka menyuntik bokongnya agar selalu tampak indah. Selain itu, hanya untuk membersihkan wajah, artis berstatus janda ini harus menggunakan krim yang bahannya diambil dari berlian.

"Kalau soal harga, saya tidak masalah karena hasilnya sangat memuaskan. Lihat kulit saya dan wajah saya lebih berkilau kan.โ€ kata Usssy kepada detikcom saat ditemui di klinik perawatan kecantikan di daerah Permata hijau- Jakarta Selatan.

Mantan istri Yusuf Sugianto ini beralasan, perawatan yang ia lakukan semata agar bisa selalu tampil segar. Dia tak mau kelihatan tua, terutama pada bagian wajahnya. Menurutnya, bahan berlian yang digunakan adalah berlian murni yang halus dan khusus untuk perawatan. Jadi tidak sama dengan berlian yang diperuntukan untuk perhiasan. Karena khusus inilah harga facial tergolong mahal.

Untuk itu, pelantun tembang berjudul "Klik" ini rela mengeluarkan biaya yang lumayan mahal. Sekali facial, Ussy harus bayar Rp 3 juta, ditambah biaya suntik bokong dan perawatan kulit. "Aku tak mau keliatan tua. Misalkan, baru umur 26 atau 27 saja wajah sudah keliatan tua. Perawatan yang saya jalani ini mencegah penuaan," ujarnya.

Ussy yang saat itu memakai terusan putih dipadu dengan warna merah muda ini semakin terlihat cantik usai melakukan facial dengan berlian. Ruangan berukuran 3x5 meter untuk melakukan perawatan dengan facial berlian pun terlihat apik dan bersih sehingga membuat pasien merasa nyaman ketika melakukan perawatan.

Proses perawatan wajah dengan menggunakan berlian ini hanya memakan waktu kurang lebih 90 menit bagi pemula yang belum pernah melakukan. Sedangkan bagi yang sudah melakukan perawatan hanya memakan waktu 45 menit.

Sedangkan proses facial dengan menggunakan berlian itu terdiri dari, analisa kulit (untuk pemula), pembersihan wajah dari make up dan debu dengan menggunakan cleans dan toner, kemudian wajah di-scrub dengan masker berlian, dilanjutkan dengan pemijatan oleh Diamond dermabrasion yang diujungnya ada berlian sebesar kuku.

Berlian itu kemudian dipijatkan ke seluruh wajah dimulai dari dagu bawah ke atas lalu dilanjutkan dengan menggunakan green light yang berisi gelombang elektromagnetik agar masker berlian bisa menyerap ke dalam kulit. Setelanjutnya dilakukan pembersihan dengan menggunakan air yang sudah steril.

โ€œPenanganan untuk pemula memang sedikit agak lama karena harus menganalisa kulit muka dari pasien terutama untuk di bagian sekitar mata yang agak sensitif dan banyak collagennya โ€œ kata dr Deby Vinski dari Perfect Beauty Aesthetics & Anti-aging Clinic kepada detikcom.

Debby juga menambahkan setelah melakukan perawatan dengan berlian, hendaknya pasien harus mendisiplinkan dirinya untuk menghindari secara langsung sinar matahari, spa dan perwatan panas selama 5 hari setelah perwatan. Jika terjadi pengelupasan kulit di wajah sebaiknya tidak digaruk.

Soal keamanan, Ussy juga meyakini kalau metode facial yang ia gunakan tidak berbahaya. Sebab operator yang menggunakan alat itu sudah profesional. Sebab jika tidak profesional, wajah bisa hancur karena proses pengikisan yang terlalu berlebihan. Ini bisa menyebabkan penipisan kulit dan pada kulit tertentu ini akan jadi masalah yang cukup serius. Perilaku pemakai dan lingkungan juga sangat berperan dalam kesuksesan terapi ini. (ddg/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads