Ratusan pedagang kaki lima di Pekanbaru hanya dapat mengelus dada. Puluhan Satpol Pamong Praja (PP) Pemrpov Riau memaksa para pedagang untuk segera menutup usaha kaki limanya. Penutupan paksa ini dilakukan terhadap pedagang kaki lima di sepanjang Jl Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.
Penertiban para PKL itu dilakukan terkait rencana kedatangan Presiden SBY pada acara puncak hari guru yang dipusatkan di Rumbai Sport Center (RSC), Pekanbaru, Riau, 25 November mendatang. Untuk menuju tempat acara itu, SBY melintasi Jl Yos Sudarso.
Β
"Mulai hari ini para pedagang kaki lima di sepanjang Jl Yos Sudarso dilarang berjualan karena presiden katanya mau datang. Gara-gara presiden datang, kok kami yang dijadikan sasaran," ketus Ujang (45) pedagang kaki lima yang saban hari berjualan buah kepada detikcom, Kamis (22/11/2007) di Pekanbaru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli mengatakan, untuk mengamankan kedatangan SBY, Polda Riau menerjukan 1.530 personel. Pengamanan SBY dilakukan mulai dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II di Kecamatan Bukit Raya sampai dengan Kecamatan Rumbai sebagai pusat pelaksanaan HUT PGRI.
"Dalam pengamanan ini kita juga akan bekerjasama dengan pihak TNI," terang Zulkifli. (cha/djo)










































