Kata Pengacara di Jaktim soal Rumah Dilempari Molotov, Ada Orang Mondar-mandir

Kata Pengacara di Jaktim soal Rumah Dilempari Molotov, Ada Orang Mondar-mandir

Devi Puspitasari - detikNews
Minggu, 05 Jul 2026 12:15 WIB
Kata Pengacara di Jaktim soal Rumah Dilempari Molotov, Ada Orang Mondar-mandir
Rumah seorang pengacara berinisial S di kawasan Ciracas, Jaktim, dilempar bom molotov. Polisi menyelidiki kasus ini. (Dok. Istimewa/repro)
Jakarta -

Rumah seorang pengacara bernama Sulardi di kawasan Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim), dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK). Sulardi menyebutkan tetangga sempat curiga ada pihak mondar-mandir beberapa hari sebelum kejadian pelemparan tersebut.

Sulardi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis (3/7/2026), pukul 02.30 WIB, di kediamannya, Ciracas. Dia mengatakan, pada Senin (29/7), tetangga sempat curiga ada pihak yang mondar-mandir kediamannya.

"Itu hari Senin malam itu ya memang ada pihak-pihak yang dicurigai oleh tetangga-tetangga itu, oleh teman-teman yang pada nongkrong di depan itu mencurigailah itu bukan orang lama, orang baru gitu loh, orang asing," ujar Sulardi saat dihubungi wartawan, Minggu (5/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan ada pihak yang bertanya-tanya kepada tetangga sekitar. Namun tetangga Sulardi tak ada yang mengenal pihak tersebut.

"Memperhatikan situasi, mondar-mandir, lihat situasi lingkungan, kemudian bertanya sana bertanya sini. Seolah-olah itu dia akan ada yang mencari sesuatu, membeli sesuatu. Tapi indikasinya itu tidak dikenal oleh tetangga itu, tetangga-tetangga dan teman-teman itu nggak mengenal siapa mereka gitu," ungkapnya.

Saat kejadian, Sulardi mengaku bangun pukul 02.00 WIB untuk salat. Tetangga kemudian teriak dan memanggil setelah OTK melempar molotov ke depan rumahnya.

"Nah, kemudian pas kebetulan saya bangun jam 02.15 WIB ya, jam 02.15 itu setelah saya mau persiapan mau mandi, ternyata ada yang teriak-teriak dari luar, manggil-manggil. 'Pak Haji, Pak Haji, Pak Haji'. Nah, kemudian saya keluar. Begitu saya keluar kok ada api menyala," ungkapnya.

Dia mengatakan imbas kejadian itu, gerbang rumahnya ikut terbakar. Beruntung, api bisa dipadamkan dan tidak merembet.

"Hanya pintu gerbang aja, pintu gerbang (terbakar) terkena pintu gerbang. Cuma karena minyaknya itu di bawah, yang terbakar itu bagian bawah," ungkapnya.

Polisi Cek CCTV

Sebelumnya diberitakan, polisi masih menyelidiki kasus pelemparan bom molotov di rumah seorang pengacara bernama Sulardi di kawasan Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim). Saat ini, polisi tengah menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memburu pelaku.

"Iya, tentu polisi melakukan pengecekan CCTV di lokasi tersebut," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, saat dimintai konfirmasi, Sabtu (4/7).

Made mengatakan dua orang saksi telah diperiksa terkait kasus ini. Berdasarkan keterangan saksi, pelemparan bom molotov tersebut diduga dilakukan oleh dua orang yang berboncengan sepeda motor.

"Menurut keterangan para saksi yang berada di tempat kejadian, tindakan dilakukan oleh dua orang diduga pelaku yang menggunakan sepeda motor dengan membawa botol berisi bahan yang diduga bom molotov," ujarnya.

(dvp/dwr)


Berita Terkait