Korban Lumpur Lapindo Rantai Diri di Istana

Korban Lumpur Lapindo Rantai Diri di Istana

- detikNews
Kamis, 22 Nov 2007 11:10 WIB
Korban Lumpur Lapindo Rantai Diri di Istana
Jakarta - Sebanyak empat orang korban lumpur Lapindo berunjuk rasa di depan Istana Merdeka. Mereka mengikat diri dengan rantai yang dihubungkan ke tiang listrik lalu duduk di badan Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta.

"Rantai ini simbol korban lumpur terbelenggu konspirasi pemerintah dan pengusaha. Aksi ini kami laksanakan sampai besok," kata Iwan, koordinator aksi, Kamis (22/11/2007).

Sebuah spanduk warna merah terbendang di belakang mereka. Spanduk tersebut berbunyi tuntutan pada pemerintah untuk segera mencabut Perpres 14/2007 tentang Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut empat warga desa Reno Kenongo, Jati Rejo dan Permisan itu, payung hukum yang didalamnya mengatur proses pembayaran uang pengganti hanya menguntungkan pihak Lapindo. Sedangkan warga tidak diberi pilihan alternatif penyelesaian sama sekali.

"Kami minta Perpres itu dicabut. Lalu libatkan warga korban lumpur dan desa sekitarnya dalam penetapan kebijakan. Jangan kami dipaksa menurut seperti sekarang," tandas Iwan.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini tidak terlalu mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar Monas dan Istana Merdeka. Beberapa orang polisi tampak mengatur arus kendaraan, agar tidak melanggar empat pengunjuk rasa yang duduk di badan jalan.

(lh/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads