"Kita masih teliti. Barang itu masih ada di Polsek Sepatan. Kita ini masih koordinasi," ungkap Kapolres Metro Bandara AKBP Guntur Setyanto saat dihubungi, Kamis (22/11/2007).
Guntur berharap siang ini serpihan pesawat itu sudah bisa dibawa ke kantornya untuk diteliti. "Kita juga minta penjelasan dari Angkasa Pura, belum diketahui jenis apa, baru dapat laporan lisan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas SPK Polres Bandara yang sebelumnya dihubungi detikcom juga mengungkapkan, pihaknya masih sedang mengumpulkan data dari segala lini.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, imbuh petugas yang tidak bersedia disebutkan namanya itu, serpihan pesawat akan diambil dari Polsek Sepatan Timur. "Sekarang dalam perjalanan, kan untuk pengambilan bukti harus ada prosedurnya," ungkap petugas itu.
Sejauh ini, Polres Bandara tengah mencari info dari masyarakat dan airlines. "Secara terbuka memang belum ada laporan dari pihak airlines," ujar dia.
Serpihan pesawat yang jatuh Rabu 21 November pukul 20.00 WIB itu diduga potongan sayap pesawat. Namun petugas Polres Bandara tidak terlalu yakin. "Kalau sayap bagaimana, bisa keplek-keplek pesawatnya," kata dia.
(umi/asy)











































