(mar/mar)
Daerah Rawan Pencongkel Spion
Kamis, 22 Nov 2007 06:42 WIB
Jakarta - Aksi kejahatan di jalan raya berbagai macam. Salah satunya adalah aksi pencongkelan spion mobil. Mobil-mobil mewah menjadi sasaran empuk aksi kejahatan ini di tengah kemacetan. Berdasarkan pantauan detikcom, aksi pencongkelan mobil ini sering terjadi di lampu merah atau traffic light di jalan Jakarta. Kawasan yang rawan aksi pencongkelan hampir terdapat di seluruh wilayah Jakarta. Untuk wilayah Jakarta Barat antara lain, lampu merah Cengkareng, perempatan Grogol, lampu merah Tomang, perempatan Pesing, ruas Jalan S Parman, lampu merah Slipi dan persimpangan rel KA Roxy. Selain itu wilayah Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk juga sering terjadi aksi kejahatan ini. Sedangkan untuk wilayah Jakarta Pusat antara lain, perempatan Coca Cola atau lampu merah Cempaka Putih, kawasan Jalan Ahmad Yani, kawasan Senen, lampu merah Matraman. Sementara berdasarkan data Traffic Management Control (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya untuk wilayah Jakarta Timur daerah rawan aksi kejahatan pencongkelan kaca spion antara lain perempatan Pasar Rebo, Perempatan Arion, Rawamangun. Wilayah Jakarta Utara, Jalan Raya Cacing, Cilincing, perempatan Mambo, Tanjung Priok, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Teluk Gong, dan Jalan Ampera. Untuk wilayah Jakarta Selatan yakni di perempatan Pancoran, Mayestik, Jalan Cipete Raya, Jalan Raya Cilandak, dan daerah Pasar Jumat. Tanto, warga Tomang Jakarta Barat pernah mengalami kejahatan yang dilakukan oleh para pencongkel spion ini. "Waktu itu saya kena di perempatan Tomang. Kerja mereka cepat sekali dan langsung melarikan diri di tengah kemacetan," kata pengendara Toyota Fortuner ini kepada detikcom, Kamis (22/11/2007). Dia juga mewanti-wanti agar pengendara lain waspada terhadap aksi kejahatan ini.
(mar/mar)
(mar/mar)











































