ASEAN, Bukan 'NATO' Bukan Pula Talk Shop

Laporan dari Singapura

ASEAN, Bukan 'NATO' Bukan Pula Talk Shop

- detikNews
Kamis, 22 Nov 2007 04:43 WIB
Jakarta - 40 Tahun sudah ASEAN berdiri. Beberapa capaian sudah diraih. Namun sebagian kalangan menilai, ASEAN tak ubahnya 'Nato' ataupun talk shop. NATO disini bukan pakta pertahanan Atlantik Utara, tapi No Action Talk Only.

"Saya tidak setuju dengan talk shop ataupun Nato itu," ujar Ketua Wantimpres Ali Alatas di sela-sela sela KTT ASEAN di Hotel Shangri La, Singapura, Rabu (22/11/2007) waktu setempat.

Meski demikian, dia mengakui, ASEAN adalah asosiasi yang agak longgar. "Kelemahannya adalah saat mengimplementasikan, dan bukan di ide atau rekomendasi. Sukar orang-orang diminta untuk buru-buru menjalankan," imbuh mantan Menlu ini.

Disampaikan pria berkacamata ini, adanya hubungan ASEAN plus negara-negara lainnya sangatlah baik. Hal itu menunjukkan ASEAN berhasil memperluas jangkauannya. Seiring berjalannya waktu, ada banyak hal baru yang muncul sebagai tantangan ASEAN.

"People movement, penyelundupan, terorisme, hal itu membuat ASEAN harus terus mengadaptasikan diri pada keadaan di abad 21," lanjut diplomat senior ini.

Ali menambahkan, bila ada masalah internal di negara anggota ASEAN dan berdampak pada negara lainnya, maka anggota yang lain bisa dilibatkan untuk menyelesaikannya. "Seperti masalah asap di Indonesia, kan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura terganggu, mereka diajak bicara juga. Begitu juga dengan masalah Myanmar, ASEAN boleh saja ngomong dengannya," sambung dia.
(nvt/fay)


Berita Terkait