Ketua DPP Partai Golkar Theo L Sambuaga mengatakan, Rapimnas Golkar pada 22-25 November 2007 akan menjadi ajang menguatkan pilihan Rapimnassus sebagai mekanisme rekrutmen capres atau cawapres.
"Sangat kemungkinan yang akan berkembang kuat nanti adalah mekanisme rekrutmen itu melalui rapimnassus," ujar Theo kepada detikcom, Rabu (21/11/2007).
Ketua Komisi I ini mengatakan, ada beberapa agenda yang menjadi fokus dalam Rapimnas Golkar nanti. Agenda itu antara lain menyusun rencana strategis pemenangan Pemilu 2009, menyusun program prioritas pro rakyat yang akan dilaksanakan selama 1 tahun ke depan, dan menyusun mekanisme rekrutmen capres atau cawapres.
Menurut Theo, prinsip terbuka dan demokratis tetap digunakan meski mekanisme penjaringan tidak melalui konvensi, sebagaimana yang dilakukan pada 2004 lalu. Jika menggunakan mekanisme konvensi, Theo mengkhawatirkan akan membutuhkan waktu yang lama.
"Sekarang saja ada 500 pengurus tingkat II. Kalau konvensi itu di mulai dulu dari tingkat II lalu berjenjang ke pusat.Sedangkan Rapimnassus pesertanya lebih kecil, dari provinsi dan ormas. Tetap dari daerah yang menjaring, tapi langsung ke level Rapimnassus," jelas Theo.
Theo juga menegaskan, Rapimnas Golkar yang akan digelar di Hotel Borobudur, Jakarta nanti, tidak akan membahas capres atau cawapres Golkar di Pemilu 2009. Penentuan capres atau cawapres itu, lanjutnya, akan dilakukan setelah melihat hasil perolehan suara Golkar pada pemilu legislatif.
"Untuk rekrutmen akan dilakukan sesaat setelah pemilihan anggota DPR. Kalau misalnya pemilu bulan April, ya saat itu juga. Jadi, apakah capres atau cawapres tergantung hasil pemilu," tuturnya.
(rmd/fay)











































