"Thailand tidak ikut tanda tangan. Thailand keberatan pada Korea karena merasa belum siap, dan karena Korea tidak mau membuka pasar berasnya," ujar Mendag Marie Elka Pangestu di sela-sela KTT ASEAN di Hotel Shangri -La, Singapura, Rabu (22/11/2007).
Menurut Marie, bisa saja negara ASEAN abstain dari suatu perjanjian, dan bisa masuk lagi kalau sudah siap. "Daripada nunggu-nunggu dia siap, nanti nggak maju-maju," cetusnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dengan Korsel, ASEAN dan Jepang juga sepakat akan membuat perjanjian yang mencakup perdagangan barang, jasa, investasi, dan kerjasa ekonomi. Mereka percaya, dengan perjanjian itu akan lebih menggiatkan perdagangan dan investasi, serta mendorong terciptanya pasar yang lebih luas dan efisien. Selain itu, negera-negara yang terlibat di dalamnya juga akan memiliki kesempatan yang besar untuk menguatkan perekonomiannya. Lagi pula, akses pasar akan cukup membantu mendistribusikan produk. Marie berharap, dengan adanya berbagai kerjasama ekonomi, investasi ke Indonesia semakin meningkat. Meski demikian, dia mengakui, Indonesia masih terkendala dengan infrastruktur yang dimiliki. Dalam kerjasama bidang perdagangan jasa tersebut, Korsel menyodorkan 11 sektor jasa antara lain transportasi, telekomunikasi, dan konstruksi.
(nvt/fay)










































