"Ditutup sejak Minggu 25 November 2007 pukul 00.00 WIB sampai Selasa 4 Desember 2007," ujar Manajer Humas ASDP Winanda pada detikcom, Rabu (21/11/2007).
Dermaga I ditutup, lanjutnya, karena harus menjalani perawatan yang beberapa tahun terakhir tak dijalani. Bagian yang dirawat itu, adalah bagian dari jembatan bergerak (movable bridge).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Denga penutupan dermaga itu, lanjutnya, Pelabuhan Merak hanya akan beroperasi dengan 3 dermaga. Masing-masing dermaga, dapat melayani 5 kapal. 1 kapal bisa melakukan 4 trip (perjalanan pulang pergi) Merak-Bakauheni.
"Jadi 1 hari ada 60 trip yang kapasitas angkutnya bisa mencapai 3.500 kendaraan," jelasnya. Sedangkan per hari, lanjutnya, rata-rata Pelabuhan Merak bisa melayani 3.700 kendaraan.
Penumpukan, diperkirakan pasti terjadi, terutama pada hari-hari puncak yaitu Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu. Penumpukan per hari diperkirakan sebanyak 200 kendaraan perhari.
"Kalau 4 hari ekstremnya 800 kendaraan. Lahan di Merak masih bisa menampung. Tapi biasanya setelah hari Sabtu, itu sudah normal kembali," kata dia.
Selepas Sabtu, lanjutnya, penumpukan berpindah ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. "Namun, Bakauheni lahannya luas, jadi masih bisa menampung. Kepada para penumpang, mohon maaf apabila terjadi ketidaknyamanan. Dimohon pengertiannya," pungkasnya.
(nwk/fay)











































