Prabowo Bakal ke Belarus Balas Kunjungan Presiden Lukashenko

Prabowo Bakal ke Belarus Balas Kunjungan Presiden Lukashenko

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 02 Jul 2026 14:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers bersama Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers bersama Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko ke Indonesia. Prabowo mengatakan akan membalas kunjungan Lukashenko ke Belarus.

"Yang Mulia Presiden Lukashenko, delegasi yang saya hormati, sekali lagi saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kunjungan kenegaraan Yang Mulia untuk kedua kalinya ke Indonesia. Tentunya saya juga akan membalas kunjungan ini," kata Prabowo saat memberikan keterangan pers bersama Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Prabowo meyakini momen pertemuan ini akan memperkuat kerja sama Indonesia dengan White Ruthenia tersebut. Prabowo optimistis ada hasil nyata dari kesepakatan kerja sama yang terjalin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya juga yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan hasil nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran kedua rakyat kita," ujarnya.

Diketahui, dalam pertemuan ini kedua negara resmi meluncurkan Road Map for Bilateral Cooperation 2026-2030 atau peta jalan kerja sama bilateral Indonesia dan Belarus. Peta jalan itu menunjukkan komitmen bersama agar kerja sama kedua negara lebih terarah.

Prabowo membeberkan beberapa kerja sama Indonesia dan Belarus. Salah satunya di bidang ketahanan pangan, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama pupuk hingga alat pertanian.

"Di bidang ketahanan pangan, kita bertekad untuk terus meningkatkan kerja sama. Indonesia dan Belarus memiliki potensi yang saling melengkapi untuk memperkuat kerja sama di bidang pertanian modern, pupuk, alat dan teknologi pertanian, serta alat berat," ujarnya.

Kemudian di bidang ekonomi, keduanya sepakat memperluas kemitraan yang mendukung agenda pembangunan nasional kedua negara. Ke depan, kerja sama akan difokuskan pada pengembangan industri, modernisasi pertanian, penguatan rantai pasok, serta kerja sama teknologi.

Di bidang perdagangan, Prabowo mengapresiasi Belarus telah menyelesaikan proses ratifikasi Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU).

"Kami juga sedang melakukan proses ratifikasi tersebut," ujar Prabowo.

Lalu di bidang industri, Indonesia dan Belarus sepakat meningkatkan investasi dan kerja sama antara pelaku usaha kedua negara. Khususnya pada industri manufaktur, otomotif, kendaraan berat, dan agroindustri.

Kerja sama juga terjalin di bidang sosial budaya dan pembangunan sumber daya manusia. Kedua pemimpin negara itu sepakat memperkuat kemitraan pendidikan dan vokasi.

Tonton juga video "Prabowo ke Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat-Tegakkan Hukum yang Adil"

Halaman 2 dari 2
(eva/rfs)


Berita Terkait