Kisah ini berawal dari rayuan seseorang yang mengaku sebagai sponsor TKI. Mereka menjanjikan kedua wanita itu bekerja di Madinah, Arab Saudi. Hebatnya lagi, keduanya tidak perlu pusing-pusing mengurus dokumen.
"Semuanya sudah disiapkan oleh sponsor itu," kata Kos Kosasih, suami Ratna, saat ditemui di rumahnya, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (21/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak curiga karena kenal dengan sponsor yang bernama Ismail itu," tutur Kosasih.
Kosasih baru tahu niat buruk Ismail setelah mendengar kabar istrinya menjadi salah satu dari 50 calon TKI yang gagal berangkat ke Irak. Tempat penampungan di Cijantung itu ternyata ilegal dan digerebek oleh polisi.
"Katanya mereka mau diselundukan ke Irak lewat Yordania. Umur istri saya dan temannya juga dipalsukan," ungkap Kosasih.
Namun demikian, hingga kini Ratna dan Cucu belum bisa pulang ke rumah masing-masing. Keduanya masih berada dalam pengawasan Departemen Sosial untuk didata.
(djo/asy)











































