Demikian disampaikan Kasat Reskrim Poltabes Solo, AKP Syarif Rahman SIK, saat melakukan olah TKP di museum Radya Pustaka, Jl Slamet Riyadi, Solo, Rabu (21/11/2007).
"Kita sudah melayangkan surat panggilan pertama. Jika tidak datang kita kirimkan lagi. Jika sampai 3 kali tidak hadir, ya kita panggil paksa," kata Syarif yang menyebut Hashim dengan inisial Hs.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli Zon, orang dekat Hashim, meragukan bahwa pengusaha kelas kakap itu terlibat pencurian. Menurut Fadli, Hashim memang mengoleksi barang-barang bersejarah. Namun, koleksinya didapatkan secara legal. (djo/asy)











































