Demo Tak akan Bisa Dekati Lokasi Konferensi Climate Change

Demo Tak akan Bisa Dekati Lokasi Konferensi Climate Change

- detikNews
Rabu, 21 Nov 2007 15:34 WIB
Denpasar - Konferensi tentang climate change di Nusa Dua, Badung, Bali bakal dijaga ekstra ketat. Para demonstrans tidak akan bisa memasuki kawasan pertemuan. Mereka diblokir di lokasi yang berjarak 3 km dari Nusa Dua.

Para demonstrans akan kita alihkan ke lapangan Mumbul yang jaraknya sekitar tiga km dari pintu masuk Nusa Dua," kata Kapolda Bali Irjen Polisi Paulus Purwoko dalam jumpa pers di Mapolda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Rabu (21/11/2007).

Purwoko menjelaskan bahwa langkah tersebut bukan untuk menghalangi kebebasan menyampaikan pendapat melainkan untuk menjaga keamanan pertemuan yang akan dihadiri delegasi dari 190 negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Purwoko menambahkan meskipun demonstran tidak bisa memasuki kawasan Nusa Dua tetapi pesannya akan didengar oleh para delegasi. "Di tempat ini mereka bisa memasang spanduk, poster dan lainnya. Aksi mereka pasti akan diliput besar-besaran oleh media dan dalam waktu singkat akan diketahui publik," katanya.

Polisi juga akana memeriksa secara ketat para demosntran. "Ini bukan hal yang berlebihan. Hal ini untuk mengantisipasi aksi mereka ditunggangi. Bisa saja ada orang yang membawa bom di jaket, ransel atau tas. Kalau ada meledak maka semua delegasi akan pulang semua," katanya.

Purwoko menambahkan bahwa 64 personel PBB bukan untuk mengendalikan pengamanan konferensi. Mereka hanya membantu tugas Polri. Mereka bertugas di beberapa ruang sidang. Alat pemeriksaan seperti metal detektor disediakan oleh Polri.

Pengamanan konferensi, Polisi akan mengerahkan 5000 personel. 3200 personel dari Polda Bali dibantu oleh Polda Jatim, NTB, Jawa tengah dan Polda Metro Jaya.

Polda Bali juga akan mendapatkan bantuan sembilan ekor anjing pelacak yang akan ditugaskan di Bandara Ngurah Rai. Anjing ini akan ditempatkan pada bagian kargo, terminal domestik dan internasional untuk memeriksa barang kiriman dan bawaan penumpang. (gds/djo)


Berita Terkait