Kotak Ajaib Tak Selalu Benar

Kotak Ajaib Tak Selalu Benar

- detikNews
Rabu, 21 Nov 2007 15:32 WIB
Jakarta - Kotak ajaib itu bernama televisi alias TV. Berbagai program acara ditayangkan media audio visual ini. Tapi apa yang disuguhkan tak selalu benar. Mari bersikap cermat memilih program acaranya!

Begitulah imbauan Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA-Kidia) melalui roadshow kampanye melek media bertema "Televisi pelipur lara, penebar dusta" di SMPN 1, Jl Cikini Raya, Jakarta, Rabu (20/11/2007).

"Roadshow ini bertujuan agar remaja lebih kritis dan cermat memilih tontonan TV. Kita memberikan paradigma baru, media TV tidak semuanya benar," kata Humas YPMA Swasti Adicita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Paradigma itu, lanjut dia, diberikan agar remaja bisa memilih acara mana yang sehat untuk ditonton atau tidak. Sehingga dimungkinkan sekali mengambil efek positif TV dan membuang efek negatifnya.

Perempuan yang juga menjadi humas Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HMIK) ini juga menilai kebebasan pers justru membuat konteks di TV semakin tidak terkontrol.

"Sisi buruknya lebih mendominasi, sementara masyarakat Indonesia kurang melek media, sehingga apa yang ditampilkan di TV tidak bisa disaring dengan baik," ujar Swasti.

Sinetron

Mengenai sinetron yang merajai program acara TV, Ketua HMIK Rika berharap remaja memiliki filter agar dampaknya tidak terlalu berpengaruh.

"Remaja harus lebih selektif dan melakukan hal lain selain menonton TV. Banyak juga yang berpikir yang ada di sinetron itu sesuai dengan kehidupan, padahal tidak, walaupun tidak semuanya," ujar Rika.
(sss/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads