Jakarta Tetap Sulit Air Meski Kebanjiran

Jakarta Tetap Sulit Air Meski Kebanjiran

- detikNews
Rabu, 21 Nov 2007 15:14 WIB
Jakarta - Meski sedang musim hujan, bahkan sampai terendam banjir, tapi tidak menjamin Jakarta bebas dari kekurangan air bersih. Penyebabnya, wilayah sekitar sumber air bersih utama di Jatiluhur justru tidak menerima hujan sama sekali.

Hal ini disampaikan Dirut PAM Jaya, Haryadi Priyo Utomo, usai diterima Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (21/11/2007).

"Jakarta mungkin kebanjiran pada musim hujan. Tapi bila sumber di Jatiluhur tidak terkena hujan, ya air baku tetap susah," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga kini PAM Jaya paling banyak hanya bisa memasok 12 ribu liter per detik air bersih ke wilayah DKI Jakarta. Sedangkan kebutuhan pasokan mencapai 16 ribu liter per detik.

"Untuk bisa memberi pelayanan optimal, produksi air bersih harus ditingkatkan sampai 19,8 ribu liter per detik," papar Haryadi.

Sebenarnya bukan cuma sumber air di Jatiluhur yang jadi tumpuan PAM Jaya untuk memenuhi kebutuhan 11 juta jiwa warga Ibukota. Mata air di Bogor dan aliran Sungai Cisadane di Tangerang juga menjadi pemasok.

"Pasokan dari Cisadane 3 ribu liter per detik. Kalau yang dari Bogor sedikit," sambungnya.
(lh/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait