"Akbar itu cool, berisi, sabar dan elegan. Dia lebih akademik, pandai mengeluarkan kata-kata. Jangan sekali-sekali adu teori dengan Akbar. JK bisa kalah," kata pakar komunikasi politik UI Effendi Ghazali saat dihubungi detikcom, Rabu (21/11/2007).
JK pun disarankan Effendi lebih banyak bekerja daripada bermain kata-kata. "JK itu get things done atau GTD. Dia harus memposisikan diri seperti itu. Lebih pragmatis," ujarnya.
Positioning seperti itu, lanjut dia, sangat penting bagi JK untuk dapat tetap bertahan jika konvensi tetap diadakan. Jika JK mempertahankan GTD-nya, maka JK tak usah takut kalah, dalam pemilihan presiden sekalipun. Jika tidak, maka posisinya bisa dijegal capres lain.
"Akbar bisa menjadi batu sandungan. Banyak yang kagum dengan Akbar. Jangankan di Golkar, di luar Golkar saja dia juga banyak dikagumi," kata penasihat Presiden Republik Baru Bisa Mimpi (BBM) ini.
(nwk/sss)











































