Parlemen Butuh Anggota Wanita Lebih Banyak

Parlemen Butuh Anggota Wanita Lebih Banyak

- detikNews
Rabu, 21 Nov 2007 14:13 WIB
Jakarta - Jumlah anggota parlemen wanita hingga kini masih sangat kecil. Padahal pembangunan tidak hanya untuk kepentingan laki-laki. Karena itu parlemen sebagai lembaga pengawas membutuhkan lebih banyak wanita.

Terkait hal itu, Menneg Pemberdayaan Perempuan (PP) Meutia Hatta menyerukan seluruh wanita tidak ragu-ragu terjun di dunia politik. Sehingga jumlah wanita di parlemen tidak makin menyusut seperti hasil Pemilu 2004.

"Kini saatnya wanita masuk dunia politik dengan penuh semangat. Kita perlu lebih banyak wanita di parlemen dan jabatan publik untuk awasi pembangunan. Karena pembangunan tidak hanya untuk kepentingan pria saja, tapi juga perempuan," seru dia di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan sama, Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Revisi UU Politik (Ansipol) mengungkapkan bahwa dukungan masyarakat terhadap pemenuhan kuota keterwakilan wanita di parlemen sebesar 30 persen cukup besar.

"Kami berhasil mengumpulkan 2696 SMS yang menyatakan dukungan," ujar ketua koorditor Pokja Aktipol Adriana Venny

Venny menjelaskan, pooling SMS itu merupakan bagian dari kampanye penggalangan dana dukungan pemenuhan kuota 30 persen keterwakilan wanita di parlemen. Polling digelar di 32 provinsi sejak 10 Oktober sampai 20 November 2007.

"Responden wanita sebanyak 71.7 persen dan laki-laki 28 persen," sambungnya.

(lh/asy)


Berita Terkait