Presiden Prabowo Subianto menjadi inspektur upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Prabowo mengapresiasi prestasi Polri yang berhasil menjaga kondisi nol insiden terorisme dalam beberapa tahun terakhir.
"Berhasil mempertahankan nol insiden terorisme, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir," kata Prabowo dalam amanatnya, Rabu (1/7/2026).
"Ini prestasi yang perlu kita hargai," lanjutnya.
Namun, Prabowo mengingatkan agar Polri tidak lengah. Dia ingin Polri agar tidak pernah cepat merasa puas.
"Tetapi saya juga mengatakan dan juga mengingatkan, jangan lengah. Jangan pernah cepat puas," ungkapnya.
Prabowo mengatakan bahwa tantangan di depan masih banyak. Ada masalah kemiskinan yang merupakan akibat dari korupsi hingga kejahatan penyelundupan.
"Tantangan masih besar, rakyat kita masih menderita. Kemiskinan. Dan kemiskinan ini adalah akibat langsung dari korupsi, dari penyeludupan, dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal," tuturnya.
Prabowo menyebut bahwa ini adalah tantangan kita semua. Tantangannya masih besar dan banyak.
"Karena itu tantangan saudara, tantangan kita semua, masih besar dan masih banyak," katanya.
(rdp/dhn)