"Kelima Arca itu sudah kita ambil dan selanjutnya akan dibawa ke Solo," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Dody Sumantyawan di kantornya, Jl Pahlawan, Semarang, Rabu (21/11/2007).
Dody menambahkan, kelima arca itu akan dibandingkan dengan arca palsu untuk meneliti keasliannya. Terkait hal ini, polisi bekerjasama dengan ahli purbakala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu arca ini ditemukan, dia tidak ada di rumahnya. Dia bisa dikenakan pasal 480 KUHP tentang penadahan," ujar Dody.
Sekitar pukul 11.30 WIB, kelima arca tersebut diberangkatkan ke Solo. Benda-benda bersejarah itu dimasukkan ke kotak kayu dan diangkut dengan mobil pick up AD 1911 HU.
Kelima arca yang sempat hilang itu adalah arca Mahakala, Shiwa Mahadewa, Agastya dan 2 arca Durga Mahesa Sura Madini. Arca-arca tersebut berasal dari abad ke-9 saat pembangunan Candi Prambanan, Yogyakarta. (djo/umi)











































