Warga Minta Foke Tetapkan Status Tanah Menteng Atas

Warga Minta Foke Tetapkan Status Tanah Menteng Atas

- detikNews
Rabu, 21 Nov 2007 11:37 WIB
Jakarta - Sengketa tanah Meruya Selatan, Jakarta Barat belum lagi tuntas. Masalah serupa kembali terjadi kepada warga Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Seluruh warga yang tinggal di kelurahan tersebut dipaksa mengosongkan lahan. Lahan yang ditempati sekitar 300 kepala keluarga (KK) itu diklaim milik Grup Bakrie.

Namun warga tak tinggal diam. Berbagai upaya pun dilakukan termasuk berunjuk rasa di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (21/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menuntut kejelasan status tanah warga Menteng Atas. Kami menutut hak kami sebagai warga negara," kata salah satu orator berapi-api.

Menurut rilis yang mereka bagikan, Grup Bakrie meminta warga mengosongkan lahan pada 28 Oktober 2007. Warga telah melakukan audiensi dengan pihak kelurahan.

Unjuk rasa yang diikuti oleh 50 warga itu membuat lalu lintas di jalan tersebut tersendat. Massa yang kebanyakan laki-laki dan sedikit ibu-ibu yang menggendong anaknya itu memenuhi hampir separuh badan jalan.

30 Aparat polisi tampak berjaga di lokasi demonstrasi. Dua pintu gerbang kantor Gubernur Fauzi Bowo itu ditutup dan dikunci.

Bahkan seorang kepala dinas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta tidak bisa masuk ke Balaikota dan harus memutar melalui Jalan Kebon Sirih Raya. (ken/sss)


Berita Terkait