Ketua DPR Desak Kasus Kematian dr Icha Diusut Tuntas

Ketua DPR Desak Kasus Kematian dr Icha Diusut Tuntas

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Selasa, 30 Jun 2026 13:20 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani (Firda/detikcom)
Ketua DPR RI Puan Maharani (Firda/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPR Puan Maharani mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas dugaan intimidasi di balik kematian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Dokter Icha (27). Dia mengingatkan dugaan intimidasi terhadap tenaga kesehatan jangan sampai terulang.

"Kemudian bahwa ada terjadi perundungan ya itu kan, ya jangan sampai terulang lagi, kita harus, itu harus diselidiki. Kemudian kasus hukumnya harus dituntaskan sampai sejelas-jelasnya," kata Puan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Mengenai dugaan intimidasi oleh anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Fraksi Golkar, PKB, dan PDIP. Dia menegaskan partai memiliki mekanisme internal dalam menindaklanjuti masalah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya pastinya nanti semua partai yang memang anggotanya terlibat mempunyai mekanisme dalam hal tersebut. Namun yang pasti, sanksi hukum atau kemudian penyelidikan harus dilakukan sampai tuntas," ujarnya.

Diketahui, tiga anggota DPRD Kabupaten TTU terseret dalam kasus kematian dr Icha. Ketiga partai politik yang menaungi para anggota DPRD itu pun telah angkat bicara.

Sebagai informasi, insiden tersebut bermula ketika dua anggota DPRD TTU, Norbertus Tubani dari PKB dan Therensius Lazakar dari Partai Golkar, mendatangi IGD RS Leona terkait penanganan seorang pasien anak korban gigitan ular hijau yang merupakan keponakan Therensius. Pasien tersebut diketahui merupakan rujukan dari RSUD Kefamenanu.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, kedua anggota DPRD itu diduga datang dalam kondisi berbau alkohol dan berbicara dengan nada tinggi kepada dr Icha yang saat itu sedang menjalankan tugas medis.

Peristiwa tersebut diduga meninggalkan trauma mendalam bagi dr Icha. Ia kemudian menjalani perawatan intensif sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Jumat 26 Juni 2026.

Dokter Icha ditemukan ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya, Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, NTT, pada Jumat (26/6) sekitar pukul 18.00 WITA setelah sempat menjalani perawatan medis karena tekanan psikologis usai diduga diintimidasi dari anggota DPRD TTU saat menangani pasien anak korban gigitan ular di RS Leona pada Sabtu (13/6).

Tonton juga video "Usut Tuntas Keterlibatan Anggota DPRD di Kasus Kematian dr Icha"

(fca/yld)


Berita Terkait