Salah satu agenda rapat paripurna DPR RI pagi ini adalah pengesahan anggota Komisi Informasi Pusat (KIP). DPR menyetujui 7 anggota KIP periode 2026-2030.
Rapat digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.
Mulanya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono melaporkan hasil fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap 19 calon anggota KIP. Dave mengatakan pihaknya pada akhirnya menyepakati 7 calon anggota KIP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Komisi I DPR RI telah melaksanakan rapat internal tertutup dalam rangka memilih 7 calon anggota Komisi Informasi Pusat," sebut Dave.
Kemudian, Puan pun menanyakan persetujuan para anggota Dewan yang hadir. Para anggota pun kompak menyetujuinya.
"Terhadap laporan Komisi I DPR RI atas hasil pembahasan uji kelayakan fit and proper test yang memutuskan 7 orang calon Komisi Informasi Pusat periode 2026-2030 terpilih dan 3 orang calon pengganti antar waktu Komisi Informasi Pusat periode 2026-2030 dengan nama-nama yang telah disampaikan tersebut apakah dapat disetujui?" tanya Puan.
"Setuju," jawab para anggota yang hadir.
Berikut ini daftar 7 anggota KIP yang dibacakan dan disahkan di paripurna DPR RI.
1. Arman Fauzi
2. Dery Hendryan
3. Edi Purwanto
4. Hafidhah
5. Handoko Agung Saputro
6. Joemarthine Chandra
7. Rini Purwandari
Sebelumnya, Komisi I DPR RI telah melaksanakan uji kepatutan dan kelayakan terhadap 19 calon anggota Komisi Informasi Pusat (KIP). Penilaian terhadap calon anggota dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan integritas, kapasitas, independensi, rekam jejak, dan pemahaman terhadap substansi.
"Terkait proses uji kepatutan dan kelayakan calon anggota Komisi Informasi Pusat (KIP) periode 2026-2030, Komisi I DPR RI telah melaksanakan fit and proper test terhadap 19 calon setelah dua peserta mengundurkan diri dari proses seleksi," kata Dave Laksono kepada wartawan, Senin (29/6).
Ia mengatakan penetapan nama anggota Komisi Informasi Pusat dilakukan sesuai dengan tata tertib dan peraturan yang berlaku. Ia berharap komisioner KIP nantinya memiliki integritas dan independensi.
Tonton juga video "Pimpinan DPR Pede Pidato Prabowo di Paripurna Bakal Perkuat Rupiah"
(ial/gbr)










































